
Pedro Matos berpotensi jadi playmaker andal dan gacor di Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Bukan buyout, inilah status resmi Pedro Matos saat pindah ke Persebaya Surabaya dari Semen Padang yang akhirnya terungkap ke publik. Kepastian ini sekaligus menjawab spekulasi soal skema transfer gelandang asal Portugal tersebut di bursa paruh musim Super League 2025/2026.
Persebaya Surabaya resmi mengumumkan kedatangan Pedro Matos pada 22 Januari 2026 melalui kanal media sosial klub. Dalam pengumuman tersebut, Persebaya Surabaya membagikan video duel Pedro Matos saat menghadapi Risto Mitrevski di putaran pertama kompetisi.
“Welcome Pedro Matos,” tulis Persebaya Surabaya dalam unggahan resminya. Unggahan ini langsung disambut antusias Bonek yang sudah lama menanti kehadiran pemain incaran tim pelatih.
Pedro Matos bukan nama asing bagi pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. Pemain ini sudah lama masuk radar sejak masih membela PSM Makassar, sebelum akhirnya berlabuh ke Semen Padang FC.
Menariknya, status kepindahan Pedro Matos ke Persebaya Surabaya bukan melalui skema buyout. Buyout sendiri merupakan klausul pelepasan kontrak dengan nominal tertentu tanpa negosiasi, namun kali ini tidak digunakan.
Kepastian status transfer ini datang langsung dari Semen Padang FC. Klub asal Sumatera Barat itu menegaskan perpindahan Pedro Matos hanya bersifat sementara.
“@pedro.matos93 on Loan to Persebaya ????,” tulis Semen Padang. Pernyataan singkat ini sekaligus menutup spekulasi terkait pemutusan kontrak permanen.
Pedro Matos merupakan pemain berkebangsaan Portugal yang bergabung dengan Semen Padang pada 1 Juli 2025. Ia tampil konsisten sepanjang putaran pertama Super League 2025/2026 sebagai motor lini tengah tim.
Selama membela Semen Padang, Pedro Matos mencatatkan 15 penampilan, satu gol, dan empat assist. Ia juga mengoleksi dua kartu kuning dengan total 1.144 menit bermain.
Meski kerap disebut striker, posisi utama Pedro Matos adalah gelandang serang. Selain itu, ia juga mampu bermain sebagai gelandang tengah maupun sayap kanan sesuai kebutuhan tim.
Fleksibilitas inilah yang membuat Bernardo Tavares jatuh hati. Pedro Matos dinilai cocok dengan karakter permainan Persebaya Surabaya yang membutuhkan gelandang agresif dan kreatif.
Pedro Ricardo Rodrigues de Matos lahir di Vila Nova de Gaia, Portugal, pada 11 Mei 1998. Saat ini usianya 27 tahun dengan tinggi badan 1,75 meter dan kaki dominan kanan.
Baca Juga: Rekap Transfer Super League 2025/2026! Total Belanja Persebaya Surabaya Tembus Rp13,91 Miliar
Karier sepak bolanya dimulai dari level junior bersama Candal, Salgueiros, dan Gondomar sejak 2012. Perjalanan panjang ini membentuk karakter permainan yang matang dan disiplin.
Pada musim 2016/2017, Pedro Matos bergabung dengan akademi UD Sou Sense. Ia bertahan hingga musim 2020/2021 dan tampil dalam 18 pertandingan dengan dua gol. Setelah itu, Pedro Matos hijrah ke SC Praiense pada musim 2021/2022. Di klub ini, ia dipercaya menjadi kapten hingga musim 2022/2023.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
