
Hanif Sjahbandi harus menepi selama 3-4 pekan karena mengalami cedera hingga naik meja operasi. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta mengalami krisis gelandang bertahan jelang putaran kedua Super League 2025/2026 dimulai. Terbaru, Hanif Sjahbandi yang dipastikan absen karena mengalami cedera.
Hanif Sjahbandi baru saja mengumumkan bahwa dirinya kembali cedera. Gelandang berusia 28 tahun itu menyampaikan kondisi terbarunya, yang sampai harus naik meja operasi dan absen membela Persija lagi.
"Maaf, Qodarullah, saya harus absen karena cedera yang memaksa saya untuk naik ke meja operasi kembali," tulis Hanif dalam Instagram pribadinya, Selasa (20/1).
"Ini adalah musim yang tidak mudah. Namun banyak pelajaran berharga, dan dukungan dari kalian yang selalu membuat saya kuat," tambah dia.
Ini bukan kali pertama Persija kehilangan Hanif Sjahbandi. Sebelumnya, Macan Kemayoran sudah pernah kehilangan eks pemain Arema FC tersebut pada menjelang akhir tahun lalu.
Tepatnya November 2025, di mana Hanif Sjahbandi saat itu harus menepi selama lebih dari sebulan. Persija pun harus memainkan tiga pertandingan tanpa sang gelandang. Yakni saat lawan Persik Kediri, PSIM Jogja, dan Semen Padang FC.
Persija baru bisa dibela Hanif Sjahbandi saat melakoni laga tunda pekan kedelapan kontra Bhayangkara Presisi Lampung pada 29 Desember 2025. Hanif kemudian dipercaya tampil sebagai starter dalam dua laga berikutnya pada awal tahun ini.
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Persija Jakarta terkait kondisi Hanif. Begitu pula dengan sampai kapan sang gelandang akan absen.
Hilangnya Hanif dari skuad jelas jadi kerugian besar untuk Persija. Apalagi, dia bukan gelandang bertahan pertama yang harus absen memperkuat Macan Kemayoran pada awal putaran kedua.
Sebelumnya Persija sudah kehilangan Fabio Calonego, gelandang bertahan asing andalannya. Pemain berusia 28 tahun itu sudah tidak tampil dalam dua laga terakhir Macan Kemayoran.
Fabio Calonego absen karena mendapatkan sanksi skorsing akibat kartu merah, plus dua larangan bermain tambahan dari Komite Disiplin PSSI.
Selain itu, gelandang bertahan asing lain Van Basty Sousa juga dilaporkan dalam kondisi tak baik-baik saja. Beberapa waktu lalu dia tertangkap kamera mengalami cedera tangan.
Tak cuma itu, Van Basty Sousa sebelumnya juga melakukan tindakan tak terpuji saat melawan Persib Bandung. Dia kedapatan mengacungkan jari tengah ke suporter lawan dan dikabarkan terkena sanksi Komdis PSSI.
Jika kondisi yang dialami Van Basty Sousa benar adanya, maka Persija tak akan diperkuat oleh pemain tersebut. Gelandang bertahan yang dijuluki Hulk itu pun jadi pilar ketiga yang absen.
Dengan demikian, krisis gelandang bertahan menghampiri Persija. Pelatih Mauricio Souza saat ini hanya punya satu pemain yang berposisi gelandang bertahan murni. Yakni Aditya Warman, pemain muda berusia 20 tahun.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
