
Datangnya tiga pemain asing baru di Persebaya Surabaya bikin penuh sesak kuota pemain asing. (Dok. Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Kabar tiga pemain asing datang dan dua pemain asing pergi dari Persebaya Surabaya benar-benar berada di tengah pusaran saga transfer yang padat dan penuh dinamika. Inilah potret nyata era baru Persebaya Surabaya di bawah komando Bernardo Tavares jelang putaran kedua Super League 2025/2026.
Pergerakan agresif di bursa transfer membuat komposisi skuad asing Persebaya Surabaya berubah signifikan dalam waktu singkat.
Masuknya tiga legiun Brasil seperti Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes ternyata beriringan dengan kabar hengkangnya dua nama yang sebelumnya menjadi bagian dari skuad Green Force.
Diego Mauricio
Kabar paling santer datang dari striker asal Brasil, Diego Mauricio, yang dikabarkan telah berpisah dengan Persebaya Surabaya. Rumor tersebut pertama kali diungkap akun fanbase @onlinepersebaya pada Rabu (14/1).
“TERIMA KASIH. Diego Mauricio hengkang dari Persebaya Surabaya dan dikabarkan akan kembali berkarir di Liga India. Obrigado, Diego,” tulis akun tersebut. Unggahan itu langsung menyebar luas di kalangan Bonek dan Bonita.
Diego Mauricio direkrut Persebaya Surabaya pada 22 Agustus 2025 dengan ekspektasi besar sebagai ujung tombak. Namun, kontribusinya tak berjalan sesuai harapan selama putaran pertama Super League.
Penyerang berusia 34 tahun itu hanya tampil dalam tujuh pertandingan dengan total 253 menit bermain. Dari kesempatan tersebut, Diego Mauricio belum mampu mencetak satu gol pun untuk Persebaya Surabaya.
Catatan statistiknya menunjukkan expected goals 0,94 dengan total empat percobaan tembakan. Akurasi umpannya tercatat 82 persen, namun minim dampak di sepertiga akhir lapangan.
Padahal sebelum ke Surabaya, Diego Mauricio punya pengalaman panjang di Liga India sejak 2020. Ia sempat membela Odisha FC dan Mumbai City, dua klub yang cukup disegani di kompetisi tersebut.
Kabar hengkangnya Diego Mauricio tak bisa dilepaskan dari kedatangan Bruno Paraiba. Pemain asal Brasil itu menjadi rekrutan anyar Persebaya Surabaya yang fleksibel secara posisi.
Bruno Paraiba lahir di Joao Pessoa, Brasil, pada 20 Juli 1994 dan memiliki tinggi 1,89 meter. Meski posisi utamanya gelandang tengah, ia juga bisa dimainkan sebagai striker dan gelandang bertahan.
Baca Juga: Ngerinya Manuver Semen Padang! Dikabarkan Bajak Bintang Persebaya Surabaya Senilai Rp1,30 Miliar
Nilai pasar Bruno Paraiba saat ini berada di angka Rp 3,04 miliar. Sebelum merapat ke Persebaya Surabaya, ia terakhir memperkuat Cheonan City di Korea Selatan.
Pengalamannya cukup kaya karena pernah berkarier di Brasil, Korea Selatan, dan Jepang bersama Ventforet Kofu pada 2022. Sepanjang karier profesional, Bruno mencatat 194 pertandingan dengan 40 gol dan 12 asis.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Prediksi Susunan Pemain Korsel vs Republik Ceko: Son Heung-min Tegaskan Siap Bantu Taegeuk Warrior Menang!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Kanada vs Bosnia di Piala Dunia 2026: Tuan Rumah Dibayangi Ancaman Kuda Hitam dari Eropa
