
Figo Dennis saat debut starter bareng Persija Jakarta melawan Semen Padang. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Memasuki pertengahan musim, Persija Jakarta menata ulang langkah. Setelah mengakhiri kerja sama dengan Alwi Fadilah, Macan Kemayoran mengambil langkah strategis dengan meminjamkan tiga pemain mudanya demi memberi ruang perkembangan yang lebih optimal.
Tiga nama tersebut adalah Alfriyanto Nico Saputro (22), Figo Dennis (19), dan Jehan Pahlevi (19). Masa peminjaman hingga akhir musim ini diharapkan menjadi wahana bagi ketiganya untuk menambah jam terbang, mematangkan mental bertanding, serta memperkaya pengalaman di level kompetitif.
Sejatinya, mereka telah berkontribusi dalam beberapa laga Macan Kemayoran musim ini. Sepanjang Super League 2025/2026, Nico telah mencicipi lima penampilan bersama Persija dan menyumbangkan satu assist. Sementara itu, Figo sempat tampil dalam dua pertandingan, dan Levi mendapat kesempatan sekali turun ke lapangan.
Dengan menit bermain yang lebih konsisten di klub tujuan, ketiganya diharapkan kembali ke Persija dengan bekal yang lebih matang untuk masa depan Persija.
Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menaruh harapan besar pada masa peminjaman yang dijalani ketiga pemain muda tersebut. Ia menekankan bawah periode ini bukan sekadar persinggahan, melainkan ruang belajar yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Masa peminjaman ini kami pandang sebagai bagian penting dari proses perkembangan mereka. Bukan hanya soal menit bermain, tetapi juga tentang bagaimana menghadapi tekanan dan menjaga konsistensi. Kami ingin mereka kembali ke Persija dengan pengalaman yang lebih kaya dan mental yang lebih siap,” ujar Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas.
Sementara bagi Nico, Figo, dan Levi, skema peminjaman bukanlah cerita baru dalam perjalanan karier mereka. Pada Liga 1 2024/2025, Nico sempat memperkuat Dewa United dan mencatatkan 24 penampilan. Sebelumnya ia pun pernah dipinjamkan ke PSIM Yogyakarta saat mengorbit di Liga 2 2023/2024.
Figo merasakan atmosfer kompetisi yang tak kalah menantang bersama PSIM. Ia menjadi bagian dari skuat yang mengantar klub asal Yogyakarta itu promosi dari Liga 2 ke Super League 2025/2026, dengan torehan delapan penampilan. Sementara itu, Levi mengasah jam terbangnya bersama Persiku Kudus dan tampil dalam 10 pertandingan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
