
Bernardo Tavares tak janjikan gelar juara. (Dok. Persebaya X)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya benar-benar menunjukkan keseriusan menatap Super League 2025/2026 dengan langkah berani di bursa transfer. Klub kebanggaan Bonek itu menghabiskan dana Rp 7,39 miliar demi mendatangkan dua pemain Brasil atas rekomendasi pelatih anyar, Bernardo Tavares.
Persebaya Surabaya resmi mendatangkan Bruno Paraiba dan Jefferson Silva sebagai rekrutan awal era baru.
Kedua pemain tersebut menjadi simbol peralihan strategi, dari dominasi serdadu Balkan ke sentuhan khas sepak bola Brasil.
Bernardo Tavares ditunjuk sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya mulai Januari 2026. Kehadirannya langsung diikuti perubahan signifikan dalam arah perekrutan pemain asing.
Manajemen Persebaya Surabaya tak ragu memberi dukungan penuh kepada Bernardo Tavares. Rekomendasi dua pemain Brasil langsung dieksekusi dengan nilai investasi yang tergolong besar untuk level kompetisi domestik.
Kepastian kedatangan Bruno Paraiba dan Jefferson Silva diumumkan langsung oleh klub melalui kanal resmi. Persebaya Surabaya menyampaikan sambutan hangat kepada dua pemain barunya tersebut.
“Bruno Paraiba yang berposisi striker tidak datang sendiri. Dia datang bersama Jefferson Silva, pemain kidal yang berposisi bek kiri. Selamat datang Rek, ayo bawa Persebaya terbang lebih tinggi lagi,” tulis Persebaya Surabaya.
Total nilai pasar kedua pemain mencapai Rp 7,39 miliar dan menjadi salah satu belanja terbesar Persebaya Surabaya dalam beberapa musim terakhir. Angka tersebut menegaskan keseriusan klub membangun ulang kekuatan tim.
Bruno Paraiba tercatat memiliki nilai pasar Rp 3,04 miliar. Sementara Jefferson Silva dihargai lebih tinggi dengan nilai pasar mencapai Rp 4,35 miliar.
Langkah ini sekaligus menandai berakhirnya era pemain Balkan yang sebelumnya dibawa pelatih Paul Munster dan Eduardo Perez. Bernardo Tavares kini membuka lembaran baru dengan karakter permainan Amerika Selatan.
Bruno Paraiba memiliki nama lengkap Bruno Pereira de Albuquerque. Pemain kelahiran João Pessoa, Brasil, pada 20 Juli 1994 ini kini berusia 31 tahun.
Postur Bruno Paraiba tergolong ideal dengan tinggi badan 1,89 meter. Ia dikenal sebagai pemain serbabisa yang dapat beroperasi di lini tengah maupun depan.
Posisi utama Bruno Paraiba adalah gelandang tengah. Namun, ia juga mampu dimainkan sebagai penyerang tengah sesuai kebutuhan taktik.
Sebelum bergabung dengan Persebaya Surabaya, Bruno Paraiba memperkuat Cheonan City. Ia tercatat bergabung dengan klub tersebut pada 24 Juli 2025.
Agen yang menaungi Bruno Paraiba adalah BIS. Pengalamannya di level profesional menjadi salah satu alasan Bernardo Tavares merekomendasikannya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
