Aksi protes Curva 10 Sud terhadap Arema FC. (Antara)
JawaPos.com - Salah satu komunitas suporter Arema FC, Curva 10 Sud, menyuarakan kekecewaan mereka terhadap performa tim Singo Edan yang dinilai belum menunjukkan perbaikan signifikan.
Aksi protes ini dilakukan dengan cara memasang sejumlah poster berisi kritik tajam terhadap tim, yang berasal dari tribun selatan Stadion Kanjuruhan.
Poster-poster tersebut berisi ungkapan kekecewaan atas hasil buruk Arema FC dalam beberapa pertandingan terakhir.
Dari enam laga yang telah dijalani, Arema FC hanya mampu meraih satu hasil imbang dan harus menelan lima kekalahan. Catatan ini membuat posisi tim kian tertekan dan memantik reaksi keras dari suporter setianya.
Curva 10 Sud dikenal sebagai salah satu komunitas suporter yang konsisten memberikan dukungan langsung dari tribun selatan.
Namun kali ini, mereka memilih menyampaikan pesan berbeda. Bukan sorakan atau chant penyemangat, melainkan kritik terbuka yang diharapkan bisa menjadi bahan refleksi bagi manajemen dan pemain.
Melalui akun Instagram resmi mereka, @curva10sud_official, komunitas ini secara terbuka mengakui aksi tersebut.
Dalam unggahan itu, Curva 10 Sud menuliskan kalimat, “You nothing special and lose every week,” sebagai bentuk kritik keras terhadap performa tim. Mereka juga menegaskan bahwa aksi penempelan poster kritik di kantor Arema FC sepenuhnya merupakan tanggung jawab mereka.
“Jika ada pertanyaan esok hari tentang siapa pelaku penempelan poster kritik di kantor Arema, jawab dengan tegas kami pelakunya. Kami Curva 10 Sud pelakunya,” tulis mereka.
Dalam pernyataan tersebut, Curva 10 Sud menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk kebencian, melainkan wujud kecintaan mendalam terhadap klub kebanggaan Malang tersebut.
Mereka menekankan bahwa selama ini tetap setia memenuhi tribun untuk mendukung Arema FC, dalam kondisi apa pun.
Kritik yang disampaikan disebut sebagai panggilan agar tim segera berbenah dan tidak larut dalam tren negatif yang berkepanjangan.
“Kami adalah suporter yang tidak pernah berpaling dan meninggalkan tribun kami untuk kalian. Kami melakukannya karena bentuk rasa cinta kami,” lanjut pernyataan itu. Curva 10 Sud berharap pesan tersebut bisa diterima secara dewasa dan menjadi titik balik bagi Arema FC untuk bangkit.
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari manajemen Arema FC terkait aksi protes tersebut. Namun tekanan dari suporter diyakini akan menjadi perhatian serius, mengingat dukungan publik Malang memiliki peran besar dalam perjalanan klub berjuluk Singo Edan itu.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
