Para pemain Persija merayakan kemenangan atas Bhayangkara Presisi Lampung. (Instagram/@Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta menutup 2025 dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bhayangkara Presisi FC. Hasil ini menjadi penebusan atas kekalahan 1-0 dari Semen Padang pada laga pekan lalu.
Persija yang bertindak sebagai tuan rumah mencetak gol masing-masing dari Allano Lima lewat titik penalti, gol bunuh diri I Putu Gede, dan melalui Jordi Amat.
Ricky Nelson, caretaker yang menggantikan sementara Mauricio Souza karena diskorsing untuk menjalani larangan bermain akibat akumulasi kartu, menyatakan bahwa timnya mampu mengeksplorasi sisi gelandang Bhayangkara.
“Kami sangat bersyukur, walaupun di babak pertama kami agak kesulitan. Bhayangkara sedikit berubah dibandingkan dengan apa yang kami lihat sebelumnya. Kami mencoba mengeksplorasi lini gelandang untuk membongkar pertahanan mereka,” kata Ricky seperti dikutip dari laman resmi klub.
Ia juga mengakui penalti Allano Lima, yang menjadi gol pembuka, turut mengubah jalannya pertandingan, dan Macam Kemayoran jadi lebih diuntungkan.
Dan, setelah penalti itu, Persija jadi lebih mudah membongkar pertahanan Bhayangkara yang ditangani mantan pelatih Persebaya, Paul Munster. Apalagi, pada babak kedua, permainan Bhayangkara jadi lebih terbuka dan itu menjadi titik lemah mereka.
“Memasuki babak kedua, permainan menjadi lebih terbuka dan kami memiliki lebih banyak momen untuk masuk ke area pertahanan mereka,” imbuhnya.
Ricky pun mengungkapkan kemenangan di pengujung tahun ini jangan sampai membuat terlena, tetapi justru menjadi pemantik agar Rizky Ridho dkk bisa konsisten bersaing di jalur perebutan juara pada putaran kedua.
“Jadi, poinnya sekarang kami menutup 2025, kami tetap bisa bersaing di papan atas, sehingga peluang untuk naik ke puncak masih terbuka pada putaran kedua maupun laga-laga selanjutnya,” tuturnya.
Tambahan tiga poin itu membuat Persija Jakarta bertengger di peringkat tiga klasemen sementara Super League dengan mengumpulkan 32 poin. Mereka kini berselisih dua poin dengan pemuncak klasemen sekaligus rival abadi mereka, Persib Bandung.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
