Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 Desember 2025 | 16.11 WIB

Bonek Puas Kinerja Shin Sang-gyu! Desak Persebaya Surabaya Permanenkan dan Bawa Staff dari Korea Selatan

Shin Sang-gyu ungkap taktik baru Persebaya Surabaya saat jamu Borneo FC. (Persebaya Surabaya) - Image

Shin Sang-gyu ungkap taktik baru Persebaya Surabaya saat jamu Borneo FC. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Bonek menunjukkan kepuasan atas kinerja asisten pelatih Persebaya Surabaya, Shin Sang-gyu, yang dinilai membawa perubahan signifikan dalam permainan tim. Suporter Green Force bahkan mendesak manajemen agar segera memermanenkan Shin dan membawanya beserta staf kepelatihan dari Korea Selatan.

Respons positif itu muncul usai Persebaya Surabaya ditahan imbang 2-2 oleh Borneo FC pada laga pekan ke-15 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo.

Meski gagal meraih kemenangan, publik menilai performa Green Force jauh lebih terstruktur dan progresif.

Dalam konferensi pers usai laga, Shin Sang-gyu mengakui hasil pertandingan memang belum sesuai target.

Namun ia menekankan peningkatan permainan tim menjadi catatan penting, terutama dari sisi kerja kolektif dan performa individu pemain.

“Hasil pertandingan memang tidak sesuai harapan, namun peningkatan permainan tim menjadi catatan penting, terutama dari sisi kerja kolektif dan performa individu pemain,” ujar Shin.

Ia menilai fondasi permainan yang dibangun mulai terlihat meski masih perlu konsistensi.

Shin juga memberi apresiasi khusus kepada Diego Mauricio yang melakoni laga perdananya bersama Persebaya Surabaya. Menurutnya, kualitas pergerakan Diego di kotak penalti sudah terlihat sejak sesi latihan.

Ia menyebut kontribusi Diego tidak mengejutkan karena sudah menjadi bagian dari ekspektasi tim pelatih. Adaptasi cepat pemain anyar itu dinilai memberi opsi tambahan dalam skema serangan.

Selain itu, perubahan peran Catur Pamungkas sebagai pemain sayap turut menjadi sorotan. Shin menjelaskan keputusan tersebut bukan langkah darurat, melainkan bagian dari rencana permainan.

“Keputusan tersebut bukan bersifat darurat, melainkan bagian dari strategi yang telah disiapkan,” ucapnya. Keterbatasan opsi wing forward membuat fleksibilitas pemain menjadi kunci.

Gol-gol Persebaya Surabaya yang tercipta melalui situasi bola mati juga mendapat perhatian. Shin menyebut set piece menjadi salah satu aspek yang dilatih secara intensif meski bukan tujuan utama latihan.

Ia menilai keberhasilan tersebut lahir dari repetisi latihan yang meningkatkan fokus dan konsentrasi pemain. Proses itu menurutnya berjalan seiring dengan peningkatan kondisi fisik tim.

“Fisik itu tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi fondasi bagi penerapan taktik seperti high pressing dan intensitas permainan,” tuturnya. Apresiasi dari suporter atas fisik pemain disebut menjadi energi tambahan.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore