Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Desember 2025 | 01.15 WIB

Latihan Intensif Persebaya, Shin Sang-gyu Perbaiki Dasar Permainan Pemain Muda

Shin Sang-gyu ajari cara passing pemain muda Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya) - Image

Shin Sang-gyu ajari cara passing pemain muda Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com—Di sesi latihan Persebaya Surabaya jelang menghadapi PSM Makassar, Shin Sang-gyu turun langsung mengajari para pemain muda melakukan passing yang benar.

Momen itu menarik perhatian karena para talenta muda Green Force kembali mendalami dasar permainan yang wajib dikuasai setiap pesepak bola. Shin yang pernah jadi asisten Shin Tae-yong tidak hanya memberi instruksi umum, tetapi membetulkan detail gerakan mulai dari posisi badan, kualitas sentuhan, hingga akurasi arah bola.

Para pemain mengikuti arahannya dengan serius sambil berulang kali mencoba meniru contoh yang diberikan. “Apakah kalian paham? Ayo ulangi lagi,” tegas Shin Sang-gyu.

Kehadiran Shin sebagai pelatih fisik asal Korea Selatan memberi warna baru dalam proses pembinaan teknis Persebaya Surabaya. Dia dikenal teliti dan kerap menghentikan latihan hanya untuk meluruskan cara pemain melepaskan bola.

Pendekatan tersebut terlihat penting karena Persebaya Surabaya musim ini masih berupaya menstabilkan aliran permainan. Dari 3.708 umpan yang dilepaskan, hanya 2.923 yang akurat sehingga akurasi 79 persen masih perlu ditingkatkan agar permainan lebih efektif.

Umpan silang tercatat 146 kali dan umpan terobosan 70 kali, menunjukkan variasi serangan yang sesungguhnya sudah cukup kaya. Namun, efektivitasnya belum maksimal karena kualitas eksekusi masih naik turun di lapangan.

Persebaya Surabaya membukukan 119 umpan kepala yang memperlihatkan upaya mengembangkan serangan dari berbagai bentuk. Kualitas dasarnya tetap perlu ditopang akurasi passing agar pola tersebut menghasilkan peluang lebih matang.

Karena itulah Shin memutuskan untuk membawa para pemain muda kembali ke fundamental yang sering dianggap sepele. Dia mengajarkan bagaimana sentuhan pertama menentukan kecepatan permainan dan bagaimana umpan tepat bisa membuka ruang serangan.

Para pemain muda merespons positif karena bisa belajar langsung dari pelatih yang memiliki latar belakang kerja disiplin khas Korea Selatan. Mereka tampak lebih percaya diri setelah menerima koreksi detail dari Shin.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya sedang berada dalam situasi yang menuntut perubahan setelah tiga hasil imbang beruntun. Mereka hanya mengoleksi tiga poin dari laga melawan Persik Kediri, Arema FC, dan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Uston Nawawi sebagai caretaker memahami kondisi tersebut dan mempercepat proses pembenahan. Dia ingin pemain kembali tampil agresif dan percaya diri sejak menit pertama.

Dalam kesempatan terpisah, Uston menegaskan motivasi timnya jelang laga tunda pekan ke-4 Super League 2025/2026 di Parepare. Persebaya Surabaya tidak ingin kembali kehilangan angka.

“Kita tentunya akan mempersiapkan diri dan berjuang sekeras mungkin agar bisa mendapatkan poin di PSM,” kata Uston.

Uston meminta para pemain menjaga fokus mengingat PSM di bawah pelatih baru Tomas Trucha sedang berada di puncak performa. 

PSM meraih tiga kemenangan beruntun dan tampil lebih agresif sejak kedatangan Trucha. Perubahan itu membuat Persebaya Surabaya harus lebih disiplin terutama dalam distribusi bola yang menjadi dasar ritme permainan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore