Bobotoh saat bersih-bersih di Stadion GBLA. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Persib Bandung kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan melalui kerja sama berkelanjutan dengan Jubelo, mitra pengelolaan sampah ramah lingkungan.
Usai pertandingan Persib Bandung kontra Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat, 21 November 2025, keduanya berhasil mengelola total 3.003 kilogram sampah secara bertanggung jawab.
Dari jumlah tersebut, 71,66 persen atau 2.152 kilogram merupakan sampah anorganik. Sementara itu, 612 kilogram (20,38 persen) adalah sampah organik, dan 239 kilogram (7,96 persen) termasuk kategori residu.
Seluruh sampah dipilah melalui sistem berlapis. Sampah organik diolah menjadi kompos dan pakan maggot, sampah anorganik dikirim ke fasilitas daur ulang, sedangkan residu dimusnahkan di fasilitas khusus sesuai standar lingkungan.
Proses ini melibatkan 42 tenaga kerja lapangan, dua ritase pengangkutan, serta ratusan kantong sampah yang disebar di seluruh area stadion.
Langkah tersebut menjadi bentuk nyata komitmen Persib Bandung untuk menghadirkan lingkungan pertandingan yang bersih, tertib, dan lebih ramah lingkungan.
Upaya ini juga sejalan dengan visi klub untuk membangun budaya sepak bola berkelanjutan di Indonesia.
Kolaborasi ini sekaligus mendukung implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, kota dan komunitas berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta aksi terhadap perubahan iklim.
Capaian di laga melawan Dewa United melanjutkan tren positif dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.
Dalam empat laga kandang terakhir, lebih dari 8 ton sampah berhasil dikelola secara bertanggung jawab. Rinciannya, 2.522 kilogram pada laga melawan Lion City Sailors, 1.564 kilogram saat menghadapi Persebaya Surabaya, 1.903 kilogram ketika berjumpa Persis Solo, dan 2.079 kilogram pada duel menghadapi Selangor FC.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menyebut bahwa upaya ini merupakan bagian dari visi besar klub.
“Sepak bola punya kekuatan besar untuk menginspirasi perubahan. Lewat hal sederhana seperti pengelolaan sampah, kami ingin menunjukkan bahwa dukungan Bobotoh bisa sejalan dengan kepedulian terhadap bumi,” ujarnya dikutip dari website persib.co.id.
Adhi menegaskan bahwa keberlanjutan bukan hanya soal mengelola limbah, tetapi juga membangun kesadaran bersama.
Program ini juga merupakan bagian dari kampanye #JagaGBLAJagaPERSIB, yang mengajak Bobotoh untuk menjaga kebersihan stadion, mengurangi plastik sekali pakai, dan menjadi bagian dari gerakan “Pride of Blue” yang lebih peduli lingkungan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
