
Shin Tae-yong saat menangani Ulsan HD di Korea Selatan. (Dok. Instagram/@shintaeyong7777)
JawaPos.com - Bernardo Tavares gagal merapat ke Persebaya Surabaya dan kabar itu langsung memicu riuh besar di kalangan Bonek. Situasi ini makin panas karena muncul satu nama kejutan yang didengungkan suporter: Shin Tae-yong.
Rumor kedatangan Tavares sebelumnya sudah membuat publik sempat yakin Persebaya tinggal selangkah lagi mengikatnya. Namun, kepastian akhirnya datang setelah agensinya, Azmi Ponti, memberikan bantahan tegas.
“Saya selaku agen dari Coach Bernardo Tavares, sebelumnya mengucapkan banyak terima kasih atas pesan yang masuk langsung ke Coach Bernardo Tavares ataupun melalui saya,” tulis Azmi. Ia melanjutkan dengan menegaskan, “Di sini saya merasa perlu meluruskan pemberitaan yang telah beredar di mana informasi tersebut menyampaikan Coach Bernardo Tavares telah menandatangani kontrak dengan salah satu klub Liga Indonesia.”
Pernyataan itu menjadi penutup bagi isu yang sempat berhembus deras di sosial media. Azmi kemudian memperjelas lagi posisi kliennya yang masih belum terikat tim mana pun.
“Perlu saya luruskan informasi tersebut tidaklah benar dan saat ini Coach Bernardo Tavares di Portugal untuk menikmati perayaan Natal dan akhir tahun bersama keluarga,” lanjutnya.
Ia kemudian menegaskan lebih keras, “Saat ini Coach Bernardo Tavares masih berstatus tanpa klub dan belum menandatangani kontrak apapun dengan klub manapun di Indonesia ataupun di luar Indonesia.”
Bantahan tersebut membuat ekspektasi besar Bonek terhadap kedatangan Tavares mendadak meredup. Namun dalam sekejap muncul gelombang komentar baru yang membawa satu nama besar ke permukaan.
Beberapa Bonek di kolom komentar akun Instagram fanbase @onlinepersebaya langsung menyebut nama Shin Tae-yong sebagai pilihan alternatif. “Saranku lo ya.. jupuk o STY krn pelatih fisiknya sdh disana,” tulis salah satu Bonek.
Komentar lain datang dengan nada optimistis seolah STY adalah solusi terbaik. “Fix STY ta iki? cocok wes pelatih fisik e kan pernah dadi staff e pisan,” tulis seorang pendukung Persebaya.
Sebagian suporter bahkan menyebut namanya secara singkat, padat, dan penuh harapan. “STY,” tulis seorang Bonek.
Ada pula komentar yang menunjukkan awalnya mereka tak percaya rumor tetapi kini berharap besar. “Saiki aku gak percoyo rumor ayo Shin Tae-yong,” tulis pendukung lainnya.
Tak sedikit juga yang mencoba tetap realistis sambil membuka peluang lebar untuk STY.
“Jacksen F Tiago ae coba di bawa comeback, atau STY juga boleh mumpung masih free,” tulis seorang Bonek yang berharap Persebaya tak memberi target muluk dulu musim ini.
Munculnya nama STY bukan tanpa alasan karena pelatih asal Korea Selatan itu memang sedang tidak menangani klub. Setelah hengkang dari Ulsan Hyundai, ia berada di posisi yang memungkinkan untuk menerima tawaran baru.
Meski begitu, Persebaya tentu harus menyiapkan dana besar jika benar-benar ingin mendekati STY. Gaji dan fasilitas yang biasa melekat pada pelatih kelas Asia itu tidak murah dan sering menjadi pertimbangan klub yang ingin meminangnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
