Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 November 2025 | 22.23 WIB

Persebaya Surabaya Tak Fokus Satu Pemain! Eduardo Perez Kantongi Kelemahan Arema FC

Eduardo Perez siap berikan yang terbaik untuk Persebaya Surabaya kalahkan Arema FC. (Persebaya Surabaya) - Image

Eduardo Perez siap berikan yang terbaik untuk Persebaya Surabaya kalahkan Arema FC. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com—Eduardo Perez menilai Arema FC memiliki kedalaman skuad yang membuat mereka sulit dihadapi Persebaya Surabaya. Singo Edan datang dengan kekuatan penuh dan menyimpan banyak opsi serangan yang tidak bisa disepelekan di pekan ke-13 Super League 2025/2026.

Pelatih asal Spanyol itu menyebut Arema bukan tim yang hanya bergantung pada satu figur. Sebab, kualitas individu mereka tersebar merata.

“Arema memiliki pasukan yang sangat baik, pemain-pemain berpengalaman,” kata Eduardo.

Dia menegaskan Persebaya Surabaya tidak akan terjebak memfokuskan perhatian pada satu pemain tertentu seperti yang sering dilakukan tim lain.

“Kami tidak berfokus pada satu pemain, tetapi kami tahu potensi Arema,” ujar Eduardo.

Salah satu nama yang tetap masuk dalam radar antisipasi tentu saja Dalberto yang musim ini tampil tajam.

“Semua orang tahu, Dalberto sekarang adalah pencetak gol terbanyak di liga,” tutur Eduardo yang mengakui kualitas striker asing tersebut.

Meski demikian Eduardo menegaskan ancaman Arema tidak berhenti pada Dalberto semata karena pola permainan lawan sangat kolektif. Singo Edan memiliki banyak pemain yang bisa memecah kebuntuan lewat kreativitas maupun kecepatan.

Situasi itu membuat Persebaya Surabaya harus menjaga konsentrasi tinggi selama pertandingan karena peluang Arema sering hadir dari berbagai arah serangan. Dia mengingatkan pemain agar tidak kehilangan fokus karena sedikit kelengahan bisa memberi ruang bagi lawan.

Eduardo memahami tensi pertandingan Arema kontra Persebaya Surabaya selalu berada di level berbeda dibanding laga biasa. Dia menyebut duel klasik ini menuntut disiplin permainan dan mentalitas kuat agar tidak terseret emosi.

Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu, 22 November 2025 mendatang diyakininya akan berlangsung sengit. Atmosfer pertandingan sudah terasa sejak awal pekan karena rivalitas kedua tim sangat kuat.

Bagi Eduardo, persiapan jelang laga besar tetap dilakukan dengan ritme normal agar pemain tidak terbebani. Persebaya Surabaya tetap menjaga rutinitas sambil meningkatkan kewaspadaan terhadap detail permainan yang menentukan.

“Kami menyiapkan permainan dengan cara yang sama seperti pertandingan lainnya. Namun kami tahu kepentingan laga ini,” ujar Eduardo yang ingin seluruh pemain memahami besarnya tuntutan duel tersebut.

Dia menegaskan Persebaya Surabaya tidak boleh terpancing permainan cepat Arema yang kerap memanfaatkan transisi. Kerapian organisasi menjadi kunci agar Persebaya Surabaya mampu mengontrol tempo sejak menit awal.

Eduardo juga menyebut struktur Arema yang terjaga membuat tim lawan tetap berbahaya meski dalam kondisi tertekan. Dia melihat lawan memiliki kemampuan menciptakan peluang dari serangan balik maupun kombinasi pendek di area tengah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore