
Federico Barba Kunci Pertahanan Persib Bandung. (persib.co.id)
JawaPos.com - Komite Disiplin PSSI resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung karena sejumlah insiden pada laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, 1 November lalu.
Dalam keterangan resmi yang dirilis pihak Persib di laman resmi klub, Maung Bandung harus menerima denda sebesar Rp 115 juta karena sejumlah insiden dan pelanggaran berikut.
Pertama, suporter Persib yaitu Bobotoh turut hadir dalam pertandingan tandang tersebut. Padahal, regulasi larangan kehadiran suporter lawan masih berlaku pada liga musim ini. Atas pelanggaran ini, klub didenda Rp 25 juta.
Kedua, ditemukan adanya oknum Bobotoh yang menyalakan flare di beberapa titik stadion. Pelanggaran ini merupakan pelanggaran berat, sehingga Persib didenda Rp 60 juta.
Ketiga, lagi-lagi berkaitan dengan suporter, yaitu ditemukan sejumlah oknum Bobotoh yang melakukan pelemparan botol air minum kemasan dari area tribun selatan. Untuk itu, Komdis menjatuhkan denda Rp 30 juta.
Menyikapi sanksi denda itu, pihak Persib menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI dan melihatnya sebagai bagian dari komitmen klub dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan selama pertandingan berlangsung.
Sedangkan Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menegaskan pihaknya berkomitmen terus dalam menciptakan kedisiplinan.
"Putusan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kedisiplinan adalah hal penting dalam penyelenggaraan pertandingan. Kami menghargai proses yang ditempuh Komite Disiplin dan akan mematuhi setiap ketetapan yang berlaku. Kami juga terus mengajak Bobotoh menjaga perilaku saat mendukung tim," ujar Adhit seperti dikutip dari laman resmi Persib.
Ia juga paham bahwa Bobotoh rindu untuk menyaksikan laga Persib di luar kandang, namun Adhit berharap selama masih ada regulasi larangan kehadiran penonton tim tamu, maka aturan tersebut jangan dilanggar agar klub juga tidak rugi secara finansial.
"Suporter tim tamu masih dilarang hadir langsung di stadion. Kami memahami kerinduan Bobotoh untuk mendampingi tim di manapun kami bertanding, tapi aturan ini berlaku untuk semua klub dan harus kita patuhi demi keselamatan bersama," imbuhnya.
Adhit yakin bahwa para Bobotoh semakin hari semakin dewasa dalam mendukung Maung Bandung, sehingga dengan menepati regulasi tersebut maka sama saja dengan mendukung Persib dalam menjaga ketertiban sesuai aturan dari operator liga.
"Kami percaya Bobotoh bisa menunjukkan kedewasaan dalam mendukung kami. Semangat dan loyalitas Bobotoh adalah kekuatan besar bagi tim, dan kami ingin energi positif itu tetap tersalurkan tanpa melanggar aturan apa pun," pungkasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
