
Leo Lelis saat membela Persebaya Surabaya, dia diperkirakan absen lawan Arema FC di pekan ke-13. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com—Persebaya Surabaya baru saja memutus tren tanpa kemenangan. Tapi kabar kurang sedap langsung menyertai momentum kebangkitan itu.
Green Force ketiban apes jelang duel panas kontra Arema FC di pekan ke-13 usai lawan Persik Kediri di pekan ke-12. Satu pilar di lini belakang, Leo Lelis, diperkirakan harus menepi lebih lama.
Dalam pertandingan pekan ke-11 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (2/11) malam, Persebaya mengamankan kemenangan 2-1 atas Persis Solo.
Hasil tersebut sangat berarti karena tiga laga sebelumnya Green Force tak pernah meraih tiga poin. Persis sempat memimpin lebih dulu melalui lesakan Kodai Tanaka pada menit ke-15.
Namun, Persebaya mampu bangkit melalui gol Mihailo Perovic di akhir babak pertama dan sontekan Francisco Rivera pada menit ke-52. Kemenangan ini memberi angin segar bagi Persebaya yang masih terus mencari konsistensi permainan.
Secara performa kolektif, Eduardo Perez menilai timnya masih bekerja keras untuk tampil lebih atraktif dan efektif di setiap lini. Dia mengapresiasi kerja keras para pemain yang tetap berupaya membalikkan keadaan hingga peluit akhir.
“Kami tahu laga ini sulit dan penuh tekanan,” ujar Eduardo Perez.
Bruno Moreira turut merasa lega dengan kemenangan penting ini. Meski begitu, gelandang asal Brasil tersebut menegaskan tim masih lapar dan bertekad terus mengumpulkan poin pada laga-laga berikutnya.
Tambahan tiga poin membuat Persebaya naik ke peringkat 9 klasemen sementara dengan total 14 poin. Persebaya kini bersiap menghadapi laga tandang kontra Persik Kediri pada Jumat (7/11).
Namun, di tengah persiapan tersebut, Persebaya justru kehilangan salah satu pemain kuncinya di sektor pertahanan. Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi tambahan kepada Leo Lelis setelah kartu merah yang diterima saat melawan PSBS Biak pada 24 Oktober 2025.
Dalam hasil sidang Komdis PSSI tertanggal 30 Oktober 2025, Lelis dinilai melakukan pelanggaran serius. Dia dianggap bertindak kasar lewat tekel keras hingga harus meninggalkan lapangan dengan kartu merah langsung.
Komdis menjatuhkan tambahan larangan bermain selama dua pertandingan serta denda Rp 10.000.000. Jika dihitung berurutan, Lelis sudah absen saat Persebaya menghadapi Persis Solo dan juga dipastikan tidak bisa tampil kontra Persik Kediri.
Artinya, larangan ini pun berimbas pada laga penuh gengsi berikutnya di pekan ke-13. Lelis juga dipastikan absen dalam duel klasik penuh rivalitas kontra Arema FC.
Situasi ini terasa ironis karena laga melawan Arema FC selalu menjadi salah satu pertandingan paling krusial bagi Persebaya. Kehilangan pemimpin lini belakang tentu bukan kabar yang ingin didengar pendukung Green Force dalam situasi tim yang masih mencari stabilitas.
Fanbase Bonek di media sosial juga langsung menyoroti hukuman tersebut. Akun @onlinepersebaya menegaskan Lelis harus menepi di tiga laga beruntun lawan Persis Solo, Persik Kediri, dan Arema FC.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
