
Federico Barba Kunci Pertahanan Persib Bandung. (persib.co.id)
JawaPos.com-Kinerja lini belakang Persib Bandung musim ini mendapat sorotan positif. Di balik rapatnya pertahanan Maung Bandung, ada peran besar Federico Barba, bek asal Italia yang baru bergabung musim ini.
Pelatih Bojan Hodak menilai, kehadiran Barba membawa pengaruh besar terhadap stabilitas permainan di sektor pertahanan. Menurut Hodak, Barba bukan hanya kuat secara individu, tapi juga punya jiwa kepemimpinan yang dibutuhkan tim.
“Dia (Barba) membawa stabilitas di barisan belakang karena merupakan sosok pemimpin. Julio (Cesar) dan Pato (Patricio Matricardi) adalah dua pemain yang sangat bagus, tapi mereka mungkin masih terlalu pendiam,” ujar Hodak, Senin (3/11), dikutip dari laman resmi klub.
Pelatih asal Kroasia itu menambahkan, gaya bermain Barba yang tenang dan penuh pengalaman membuat rekan-rekannya lebih percaya diri.
“Terutama Pato, dia bermain fantastis, tapi dia itu pendiam dan bukan sosok yang terkadang bisa memanggil rekan setim, mengatur, dan berteriak,” lanjut Hodak.
Dengan pengalaman bermain di Eropa, Barba disebut mampu membaca permainan dengan baik. Hal ini membuat Persib tidak hanya kuat dalam duel satu lawan satu, tapi juga lebih terorganisasi saat menghadapi tekanan lawan.
“Kami memerlukan pemain seperti itu. Barba adalah pemain berpengalaman dan bisa membaca permainan dengan sangat baik. Secara teknik, dia sangat bagus ketika bersama bola, dan ini membantu kami,” jelas Hodak.
Ketenangan Barba di lapangan menjadi kunci penting bagi Persib untuk menjaga konsistensi di lini belakang. Tak hanya pandai dalam mengantisipasi serangan, pemain berusia 31 tahun itu juga kerap memulai serangan dari belakang dengan umpan akurat.
Performa impresif Barba turut berkontribusi pada catatan positif Persib yang semakin sulit ditembus lawan dalam beberapa laga terakhir.
Dengan komposisi bek asing yang solid, Hodak optimistis pertahanan Persib bisa menjadi salah satu yang terbaik di BRI Super League musim ini.
Kehadiran Barba bukan hanya menambah kekuatan tim secara teknis, tetapi juga menanamkan karakter kepemimpinan yang dibutuhkan di lapangan.
Dia bukan sekadar pemain belakang, melainkan sosok pembimbing yang mampu menjaga ritme dan fokus seluruh barisan pertahanan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
