Divaldo Alves siap bawa PSBS Biak kalahkan Persebaya Surabaya. (Dok. PSBS Biak)
JawaPos.com — Divaldo Alves punya catatan yang bikin ngeri setiap kali berjumpa Persebaya Surabaya. Pelatih asal Portugal itu belum pernah merasakan pahitnya kekalahan dari Green Force sepanjang kariernya sejak era Liga 1.
Rekor tersebut kini jadi modal berharga bagi PSBS Biak jelang bentrok melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-10 Super League 2025/2026. Laga bakal digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (24/10/2025) pukul 15.30 WIB.
PSBS Biak tengah berjuang lepas dari papan bawah klasemen sementara. Tim berjuluk Badai Pasifik itu baru mengoleksi lima poin dari delapan laga pertama musim ini.
Performa PSBS memang belum stabil sejak awal musim. Mereka baru mencatat satu kemenangan, dua kali imbang, dan sudah lima kali menelan kekalahan.
Kekalahan terakhir terasa menyesakkan bagi Divaldo Alves dan pasukannya. Bertandang ke markas Persib Bandung pada pekan ke-9, PSBS tumbang telak 0-3 dari sang juara bertahan.
Usai laga, Divaldo tak menutupi kekecewaannya atas performa tim. Ia mengaku sulit menjalankan strategi menyerang ketika menghadapi lawan dengan kualitas tinggi seperti Persib.
“Kita mau attacking seperti mau naik gunung, susah sekali,” ucap Divaldo dengan nada realistis. Ucapan itu menggambarkan betapa berat perjuangan PSBS di kompetisi musim ini.
Meski begitu, aura optimisme mulai terasa menjelang duel kontra Persebaya Surabaya. Sebab, sang pelatih punya catatan pribadi yang sangat positif setiap kali menghadapi tim asal Surabaya tersebut.
Sepanjang kariernya di Liga Indonesia, Divaldo sudah empat kali berhadapan dengan Persebaya Surabaya. Hasilnya mengesankan: satu kali menang dan tiga kali imbang, tanpa sekalipun kalah.
Catatan itu membuat Divaldo menjadi salah satu pelatih yang paling merepotkan Green Force dalam beberapa musim terakhir. Total dari empat laga, tim-tim asuhannya mencetak enam gol dan hanya kebobolan lima.
Rata-rata poin yang dikumpulkan Divaldo dari empat pertemuan itu mencapai 1,50 per laga. Angka yang cukup tinggi mengingat Persebaya Surabaya dikenal sebagai salah satu tim dengan tradisi kuat di kasta tertinggi.
Dari catatan tersebut, kemenangan paling berkesan terjadi saat ia masih menukangi Persik Kediri. Pada musim 2022/2023, Persik sukses mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 1-0 lewat permainan disiplin dan agresif.
Lalu pada tiga pertemuan lainnya, Divaldo selalu mampu mengimbangi Persebaya Surabaya. Skor imbang 1-1 atau 3-3 menjadi bukti betapa sulitnya Green Force menaklukkan tim asuhannya.
Terakhir kali ia bertemu Persebaya Surabaya, Divaldo yang kala itu menangani Persik Kediri memaksakan hasil imbang 3-3 pada pekan ke-31 musim 2024/2025. Pertandingan itu berlangsung sengit dan penuh drama.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
