
PSIS Semarang akhirnya membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Persipal Palu dalam laga pekan kelima Pegadaian Championship 2025, Sabtu (11/10/2025), di Stadion Gawalise, Kota Palu.
JawaPos.com-Kabar menarik datang dari Bos Kendal Tornado FC Junianto, yang dikabarkan akan bertemu dengan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. Rencananya pertemuan digelar pada 6 November.
Rencana pertemuan itu sontak menimbulkan spekulasi di kalangan suporter PSIS Semarang. Terutama soal kemungkinan penyelamatan Laskar Mahesa Jenar yang saat ini tengah terseok di dasar klasemen Pegadaian Championship musim 2025/2026 Grup Timur.
Junianto bukan sosok asing bagi publik sepak bola Semarang. Pengusaha asal Kendal yang kini sukses berbisnis di Surabaya bersama Wahyu Agung Group ini pernah memiliki saham sebesar 30 persen di PSIS Semarang. Namun saham itu dialihkan kepada adiknya, Heri Sasongko, yang kini menjabat sebagai manajer Kendal Tornado FC.
Lewat unggahan Instastory di akun Instagram pribadi, @anto_van_java, Junianto menulis pesan yang langsung memantik perhatian publik.
“Kota kelahiranku terus berkembang, bergeliat mengejar kota-kota besar lainnya, tapi tidak dengan sepakbolanya. Mbak @agustinawilujengp, see you meet at City Hall next 6 November 2025,” tulis dia.
Ungkapan itu membuat banyak pihak menduga bahwa pertemuan tersebut akan menyinggung kondisi PSIS Semarang yang kini sedang terpuruk. Namun, belum ada konfirmasi resmi apakah pembahasan akan fokus pada klub kebanggaan warga Semarang itu atau terkait urusan bisnis.
Meski begitu, para suporter PSIS ramai menyerukan agar Junianto mengakusisi kepemilikan tim Laskar Mahesa Jenar. Pasalnya, di era kepemimpinan Junianto, PSIS sempat berjaya dengan mendatangkan sejumlah pemain bintang seperti Marukawa, Fortes, dan Gali Freitas.
Sejak Junianto menarik diri dari pengelolaan Laskar Mahesa Jenar, performa PSIS perlahan menurun. Ditambah isu penunggakan gaji pemain yang semakin memperkeruh suasana.
Banyak pendukung berharap, jika benar pertemuan tersebut membahas PSIS, akan ada solusi konkret untuk menyelamatkan klub dari ancaman degradasi ke Liga 3 musim depan. Harapan terbesar suporter adalah agar PSIS bisa kembali bangkit, menata manajemen, dan kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Apapun hasilnya nanti, pertemuan antara Junianto dan Wali Kota Agustina diyakini menjadi momen penting yang akan menentukan arah masa depan PSIS Semarang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
