Arief Catur jadi bagian penting Persebaya Surabaya yang superior saat hadapi Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali jadi sorotan jelang duel panas kontra Persija Jakarta pada pekan ke-9 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025) malam WIB. Laga ini tak hanya soal gengsi dua tim besar, tetapi juga menjadi ajang pembuktian superioritas Green Force di depan pendukung sendiri.
Persija datang ke Surabaya dengan beban berat setelah menelan dua kekalahan beruntun di laga tandang.
Macan Kemayoran gagal tampil konsisten dan kini mencoba bangkit di hadapan atmosfer menakutkan Gelora Bung Tomo yang selalu jadi mimpi buruk bagi tim tamu.
Persebaya Surabaya justru tampil lebih percaya diri meski di laga terakhir hanya bermain imbang kontra Dewa United Banten FC.
Anak asuh Eduardo Perez mulai menemukan ritme terbaiknya dengan permainan yang solid dan agresif di setiap lini.
“Kami akan menyuguhkan sebuah pertandingan yang sangat menarik di depan para pendukung kami,” ujar Eduardo Perez, penuh optimisme.
“Oleh karena itu, kami berharap dapat memberikan penampilan yang hebat dan menunjukkan kemampuan terbaik kami.”
Sementara di kubu lawan, Persija masih berusaha memperbaiki performa usai rentetan hasil mengecewakan di bulan September.
Manajer tim, Ardhi Tjahjoko, menegaskan empat laga tandang beruntun menjadi ujian berat bagi karakter Macan Kemayoran.
“Empat laga tandang beruntun ini jelas bukan hal yang ringan. Namun, kami harus menjadikannya sebagai motivasi untuk menunjukkan karakter sejati Persija,” ucap Ardhi menegaskan.
“Kami tidak boleh lagi mengulang kesalahan yang sama seperti di dua laga tandang sebelumnya.”
Fakta pertama yang menarik, dari sisi performa terkini, Persebaya Surabaya lebih unggul secara meyakinkan dibanding Persija. Dalam lima laga terakhir, Green Force mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan hanya sekali kalah.
Sebaliknya, Persija justru menurun drastis.
Setelah menang 3-1 atas Dewa United, tim ibu kota hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan menyakitkan dari PSM Makassar serta Borneo FC Samarinda dengan agregat kebobolan lima gol.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
