
Shin Tae Yong (Instagram @shintaeyong7777)
JawaPos.com - Shin Tae-yong berkeluh kesah pasca dipecat oleh klub Korea Selatan, Ulsan Hyundai (HD). Ia merasa kapabilitas dan kemampuannya direndahkan, termasuk saat mendapatkan pencapaian besar bersama Timnas Indonesia.
Shin Tae-yong angkat bicara mengenai pemecatannya oleh Ulsan HD. Ia didepak setelah dianggap tak mampu membawa klub kebanggaan Cheoyong Warriors bangkit.
Dari sepuluh pertandingan yang dijalani, Shin Tae-yong hanya mampu menorehkan dua kemenangan, empat imbang, dan empat kali kalah bersama Ulsan HD.
Selain itu, ia juga disebut harus menanggalkan jabatannya karena masalah komunikasi yang menimbulkan ketidakharmonisan di ruang ganti tim.
Tapi Shin Tae-yong dengan tegas membantahnya. Ia merasa kegagalannya di Ulsan HD bukan soal itu, melainkan karena tak mampu mengatasi urusan klub.
"Saya pikir kegagalan saya disebabkan oleh kurangnya pemahaman saya tentang urusan internal klub. Namun, saya tidak setuju 100% dengan kritik bahwa taktik saya tidak berhasil di K League," kata Shin Tae-yong, dipetik dari media Korea, KBS, Selasa (14/10).
Bahkan, Shin Tae-yong juga mengatakan bahwa orang Korea Selatan ternyata banyak yang menganggap remeh kiprahnya bersama Timnas Indonesia. Ia pun langsung memamerkan pencapaian apiknya bareng Garuda selama lima tahun.
"Orang-orang terus meremehkan pengalaman saya di Indonesia, tetapi bagaimana mungkin tim peringkat 127 FIFA bisa mengalahkan Arab Saudi atau bermain imbang dengan Australia?" tanyanya.
"Itu omong kosong. Jika klub memberi saya kekuatan, saya pasti bisa finis di enam besar," jelas eks pelatih Timnas Korea Selatan ini menambahkan.
Lebih lanjut, Shin Tae-yong menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh suporter Ulsan HD.
Ia merasa dukungan penggemar sangat berarti dalam perjalanannya selama memimpin The Tigers.
"Saya tidak menyadari ada begitu banyak penggemar Ulsan HD. Saya sangat terkesan dengan dukungan mereka yang luar biasa selama pertandingan tandang," kata dia.
"Saya selalu berpikir akan baik bagi para pemain untuk membalas dukungan mereka, meskipun sedikit. Saya benar-benar ingin mengucapkan terima kasih," tambahnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
