Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Oktober 2025 | 00.36 WIB

Tak Hanya ke Jakmania, Bonek Rajut Perdamaian ke Berbagai Elemen Suporter Jelang Laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta

Bonek siap sambut Jakmania di laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya) - Image

Bonek siap sambut Jakmania di laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Menjelang duel panas antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025), suasana damai justru mengiringi persiapan kedua kubu. Bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya, kini menunjukkan kedewasaan baru dengan merajut perdamaian, bukan hanya dengan Jakmania, tapi juga dengan berbagai elemen suporter lain di tanah air.

Capo Tessy, salah satu figur di tribun Bonek, menegaskan semangat rekonsiliasi yang kini tumbuh di kalangan pendukung Green Force. Ia menyebut Bonek dan The Jak kini sama-sama menjiwai semangat perdamaian dan tak ingin lagi terjebak dalam rivalitas yang destruktif.

“Biarpun bukan sama-sama saya, tapi kalau Bonek sudah berdamai dengan The Jak, itu sudah cukup. Sekarang, ke mana pun teman-teman Bonek tur, ke Tangerang, Bandung, atau mana saja, alhamdulillah tidak ada gesekan sama sekali,” ujar Capo Tessy dalam kanal YouTube resmi Persebaya Surabaya, Selasa (14/10/2025).

Ia mengaku perubahan ini menunjukkan kematangan Bonek sebagai suporter yang tak lagi terpancing provokasi. Menurutnya, chant seperti “Ayo Persebaya bikin malu Persija” hanyalah bagian dari adu mental di lapangan, bukan seruan kebencian antarsuporter.

“Kalimat itu hanya untuk menghilangkan mental pemain lawan, bukan rasis atau mau perang,” lanjutnya. Ia pun menekankan, suporter kini mulai paham perbedaan antara semangat kompetisi dan kebencian pribadi.

Bonek disebut kini lebih tenang dalam merespons chant-chant lawan yang bersifat provokatif. Capo Tessy mengakui, meski kadang ada rasa tidak nyaman mendengar nyanyian dari kubu lain, Bonek memilih untuk menanggapinya dengan senyum dan tepuk tangan.

“Sekarang enggak apa-apa, satu dua chant kita tepuk tangan saja. Kita balas dengan nyanyian semangat tanpa baper,” katanya. Menurutnya, atmosfer seperti ini justru membuat pertandingan lebih sportif dan menarik.

Capo Tessy juga menegaskan, perubahan sikap Bonek bukan hanya untuk Persija dan Jakmania. Ia menyebut sudah ada semangat persaudaraan dengan banyak suporter lain seperti dari Makassar, Semarang, Jogja, dan Bandung.

“Dulu Bonek dimusuhi suporter se-Indonesia, tapi sekarang pelan-pelan semua bisa nerima. Karena kita niat baik, dan kalau kita niat baik, insya Allah dibalas baik juga,” tegasnya.

Bagi Capo Tessy, perdamaian ini menjadi bukti sepak bola Indonesia bisa lebih beradab. Ia pun mengingatkan seluruh Bonek agar tetap menjaga ketertiban dan menghormati Stadion Gelora Bung Tomo sebagai rumah bersama. Menurutnya, GBT bukan sekadar tempat pertandingan, tapi simbol harga diri warga Surabaya.

“Kalau kalian rusak rumah sendiri, mau tinggal di mana lagi?” ujarnya menegaskan. Ajakan itu disambut positif oleh banyak suporter yang kini semakin aktif mengampanyekan slogan “Bawa Adem” di media sosial.

Menjelang laga besar nanti, atmosfer di Surabaya terasa lebih kondusif. Koordinasi antara pihak keamanan, panpel, dan komunitas suporter berjalan harmonis demi memastikan pertandingan berlangsung aman dan nyaman.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya sendiri sedang dalam performa positif. Dalam dua laga terakhir, tim besutan pelatih asal Brasil itu sukses mengalahkan Semen Padang dan menahan imbang Dewa United.

Kemenangan atas Semen Padang memberi suntikan moral besar bagi tim Green Force yang kini kembali menatap papan atas klasemen Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya sementara menempati posisi keenam dengan 10 poin, hanya terpaut satu poin dari Persija Jakarta di peringkat keempat.

Meskipun kehilangan kiper utama Ernando Ari yang bergabung dengan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ketika persiapan menghadapi Persija Jakarta, skuad Persebaya Surabaya tetap solid. Pemain lain terus berlatih intensif untuk menjaga ritme permainan jelang laga krusial melawan Macan Kemayoran.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore