
Bonek siap sambut Jakmania di laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Menjelang duel panas antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (18/10/2025), suasana damai justru mengiringi persiapan kedua kubu. Bonek, suporter fanatik Persebaya Surabaya, kini menunjukkan kedewasaan baru dengan merajut perdamaian, bukan hanya dengan Jakmania, tapi juga dengan berbagai elemen suporter lain di tanah air.
Capo Tessy, salah satu figur di tribun Bonek, menegaskan semangat rekonsiliasi yang kini tumbuh di kalangan pendukung Green Force. Ia menyebut Bonek dan The Jak kini sama-sama menjiwai semangat perdamaian dan tak ingin lagi terjebak dalam rivalitas yang destruktif.
“Biarpun bukan sama-sama saya, tapi kalau Bonek sudah berdamai dengan The Jak, itu sudah cukup. Sekarang, ke mana pun teman-teman Bonek tur, ke Tangerang, Bandung, atau mana saja, alhamdulillah tidak ada gesekan sama sekali,” ujar Capo Tessy dalam kanal YouTube resmi Persebaya Surabaya, Selasa (14/10/2025).
Ia mengaku perubahan ini menunjukkan kematangan Bonek sebagai suporter yang tak lagi terpancing provokasi. Menurutnya, chant seperti “Ayo Persebaya bikin malu Persija” hanyalah bagian dari adu mental di lapangan, bukan seruan kebencian antarsuporter.
“Kalimat itu hanya untuk menghilangkan mental pemain lawan, bukan rasis atau mau perang,” lanjutnya. Ia pun menekankan, suporter kini mulai paham perbedaan antara semangat kompetisi dan kebencian pribadi.
Bonek disebut kini lebih tenang dalam merespons chant-chant lawan yang bersifat provokatif. Capo Tessy mengakui, meski kadang ada rasa tidak nyaman mendengar nyanyian dari kubu lain, Bonek memilih untuk menanggapinya dengan senyum dan tepuk tangan.
“Sekarang enggak apa-apa, satu dua chant kita tepuk tangan saja. Kita balas dengan nyanyian semangat tanpa baper,” katanya. Menurutnya, atmosfer seperti ini justru membuat pertandingan lebih sportif dan menarik.
Capo Tessy juga menegaskan, perubahan sikap Bonek bukan hanya untuk Persija dan Jakmania. Ia menyebut sudah ada semangat persaudaraan dengan banyak suporter lain seperti dari Makassar, Semarang, Jogja, dan Bandung.
“Dulu Bonek dimusuhi suporter se-Indonesia, tapi sekarang pelan-pelan semua bisa nerima. Karena kita niat baik, dan kalau kita niat baik, insya Allah dibalas baik juga,” tegasnya.
Bagi Capo Tessy, perdamaian ini menjadi bukti sepak bola Indonesia bisa lebih beradab. Ia pun mengingatkan seluruh Bonek agar tetap menjaga ketertiban dan menghormati Stadion Gelora Bung Tomo sebagai rumah bersama. Menurutnya, GBT bukan sekadar tempat pertandingan, tapi simbol harga diri warga Surabaya.
“Kalau kalian rusak rumah sendiri, mau tinggal di mana lagi?” ujarnya menegaskan. Ajakan itu disambut positif oleh banyak suporter yang kini semakin aktif mengampanyekan slogan “Bawa Adem” di media sosial.
Menjelang laga besar nanti, atmosfer di Surabaya terasa lebih kondusif. Koordinasi antara pihak keamanan, panpel, dan komunitas suporter berjalan harmonis demi memastikan pertandingan berlangsung aman dan nyaman.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya sendiri sedang dalam performa positif. Dalam dua laga terakhir, tim besutan pelatih asal Brasil itu sukses mengalahkan Semen Padang dan menahan imbang Dewa United.
Kemenangan atas Semen Padang memberi suntikan moral besar bagi tim Green Force yang kini kembali menatap papan atas klasemen Super League 2025/2026. Persebaya Surabaya sementara menempati posisi keenam dengan 10 poin, hanya terpaut satu poin dari Persija Jakarta di peringkat keempat.
Meskipun kehilangan kiper utama Ernando Ari yang bergabung dengan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 ketika persiapan menghadapi Persija Jakarta, skuad Persebaya Surabaya tetap solid. Pemain lain terus berlatih intensif untuk menjaga ritme permainan jelang laga krusial melawan Macan Kemayoran.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
