Timnas Indonesia punya kans kalahkan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Timnas Indonesia)
JawaPos.com — Pertemuan antara Timnas Indonesia dan Arab Saudi selalu menyimpan cerita penuh emosi, drama, dan kebanggaan. Dari kekalahan telak di masa lalu hingga kemenangan bersejarah di Gelora Bung Karno, duel Garuda vs Green Falcons jadi saksi perjalanan panjang sepak bola Indonesia menuju level Asia.
Dalam sejarah panjang, kedua tim sudah bertemu 16 kali di berbagai ajang internasional.
Arab Saudi masih unggul dengan 11 kemenangan, sementara Indonesia baru mencatat satu kemenangan dan empat hasil imbang, tapi tren itu kini mulai berubah.
Timnas Indonesia kini sedang dalam laju tak terkalahkan melawan Arab Saudi di dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sekali imbang di Jeddah dan sekali menang telak di Jakarta membuat kepercayaan diri skuad Garuda melambung tinggi.
Momentum kebangkitan ini terasa istimewa karena selama puluhan tahun, Indonesia selalu berada di bawah bayang-bayang Arab Saudi.
Kini situasinya berbalik, Garuda justru menggunduli Green Falcons di kandang sendiri dan membuka lembaran baru sejarah sepak bola nasional.
Berikut tiga pertandingan paling epic dalam perjalanan panjang rivalitas Indonesia dan Arab Saudi — mulai dari kekalahan paling menyakitkan hingga kemenangan paling bersejarah:
Timnas Indonesia 2-0 Arab Saudi
Pertandingan pertama yang layak dikenang tentu saja kemenangan legendaris Indonesia 2-0 atas Arab Saudi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 19 November 2024.
Laga ini menjadi simbol kebangkitan sepak bola Tanah Air setelah puluhan tahun gagal menaklukkan tim besar Asia itu.
Suasana di GBK malam itu begitu magis. Puluhan ribu suporter bersorak lantang, menciptakan lautan merah putih yang bergemuruh seiring dua gol indah dari Rafael Struick dan Thom Haye yang memastikan kemenangan mutlak Garuda.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan penegasan Indonesia kini sejajar dengan kekuatan besar Asia.
Arab Saudi yang selama ini dianggap momok justru dibuat tak berdaya menghadapi permainan cepat dan agresif tim asuhan pelatih Shin Tae-yong kala itu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
