
Ernando Ari siap jadi andalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com—Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert mengaku tak sedikit pun galau meski kiper utama Emil Audero kemungkinan besar absen karena cedera. Dia menegaskan posisi penjaga gawang Garuda tetap aman berkat kehadiran kiper muda Persebaya Surabaya Ernando Ari Sutaryadi yang disebutnya menjadi kunci penting dalam permainan tim.
Kluivert menyebut Ernando adalah sosok yang siap tampil dalam tekanan besar dan memiliki mental kuat di bawah mistar gawang.
“Kami punya Ernando (Ari Sutaryadi), jadi (posisi kiper) terlindungi dengan baik,” kata Patrick Kluivert dikutip dari Antara, Selasa (7/10).
“Tentu saja, kita kehilangan ketika tahu bahwa Emil (Audero Mulyadi) mengalami robekan kecil di bagian betisnya,” imbuh dia.
Mantan penyerang legendaris Barcelona dan timnas Belanda itu menegaskan tidak ada waktu untuk ragu dalam persiapan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
“Anda mempersiapkan mereka, tapi hari itu sendiri, eksekusinya harus bagus, bola mati, penguasaan bola, kehilangan bola, semuanya harus sempurna,” ujar Patrick Kluivert.
“Karena kita tinggal 180 menit lagi menuju Piala Dunia, jadi tujuan kita adalah melakukan yang terbaik dan lolos,” sambung dia.
Indonesia akan melakoni dua laga krusial pekan ini di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah. Tim Garuda dijadwalkan menghadapi tuan rumah Arab Saudi pada Kamis (9/10) pukul 00.15 WIB, lalu menantang Irak pada Minggu (12/10) pukul 02.30 WIB.
Kedua pertandingan itu akan menentukan langkah Indonesia menuju sejarah baru lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Dari fase ini, hanya dua tim teratas di tiap grup yang berhak melaju otomatis, sementara posisi ketiga akan tersingkir. Kluivert mengungkapkan, ia telah menyiapkan 29 pemain untuk dua laga penting tersebut, termasuk empat penjaga gawang.
Emil Audero memang tak bisa tampil karena mengalami robekan kecil di bagian betis saat membela Cremonese dalam lanjutan Liga Italia melawan Como akhir September lalu.
Cedera itu membuat Kluivert memanggil dua kiper tambahan, yakni Nadeo Argawinata dari Borneo FC dan Reza Arya dari PSM Makassar. Namun, di antara opsi yang ada, sang pelatih tanpa ragu menunjuk Ernando Ari sebagai pilihan utama untuk menjaga gawang Garuda.
Keyakinan Kluivert bukan tanpa alasan. Performa Ernando bersama Persebaya Surabaya selama ini menunjukkan kestabilan yang jarang dimiliki pemain muda seusianya.
Dalam 86 penampilan bersama Green Force, dia mencatat 28 clean sheet dan hanya menerima tiga kartu kuning serta satu kartu merah. Total kebobolan Ernando di level klub mencapai 94 gol dengan menit bermain mencapai 7.550 menit. Angka tersebut menunjukkan pengalamannya yang matang meski baru berusia 23 tahun.
Di bawah asuhan Kluivert, dia diharapkan tampil sebagai penjaga kepercayaan timnas di dua laga hidup-mati mendatang. Sementara di level timnas senior, Ernando telah mencatat 13 penampilan dengan 5 clean sheet dan hanya satu kartu kuning.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
