
Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny di podcast The Haye Way. (Instagram @thehayeway)
JawaPos.com-Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny menyatakan cedera parah dalam pertandingan pramusim di Indonesia akibat tekel bodoh (stupid tackle).
Dilansir dari program podcast The Haye Way yang dipandu dengan Neal Petersen, dia terjatuh dan merasakan sakit. Menurut Ole Romeny, pikiran pertamanya langsung tertuju pada Round 4 Kualifikasi Piala Dunia bersama Timnas Indonesia. Hal itu juga yang menjadikannya motivasi utama untuk segera pulih.
"Saya menjalani operasi di Belanda dan memulai proses rehabilitasi yang sangat intensif serta membutuhkan disiplin tinggi setiap hari," ungkap Romeny.
Menyadari jenis cederanya adalah cedera berat, Romeny mengambil komitmen luar biasa. Dia menyebut dirinya terkunci pada proses rehabilitasi demi mencapai target Round 4 piala dunia bersama timnas.
"Saya secara ekstrem tidak mengonsumsi sebutir pun gula sejak cedera. Saya memastikan setiap aspek, mulai dari makanan hingga tidur, mendukung pemulihan 100 persen," tandas Ole Romeny.
"Saya juga percaya, di balik kesulitan selalu ada keuntungan (every disadvantage has an advantage). Fokus yang total ini adalah kelebihan yang saya dapatkan dari situasi sulit tersebut," tegas Ole Romeny.
Ole menyoroti kuatnya ikatan persaudaraan yang terjalin di Timnas Indonesia. Dia menyebutnya sebagai ikatan keluarga, meski para pemain datang dari latar belakang yang berbeda-beda.
Suasana ini diciptakan pemain dan juga staf pelatih, yang selalu menekankan pentingnya untuk tetap bersatu dalam segala situasi. Kekuatan mental ini dianggap modal penting Timnas untuk menghadapi pertandingan krusial seperti di Jeddah.
Selain itu, Romeny melihat tekanan besar dari ekspektasi publik dan suporter yang mengharapkan kehadirannya, tetapi dirinya menganggapnya sebagai bentuk cinta yang memberikan energi luar biasa selama masa pemulihan.
Romeny mengaku sebagai seorang pemimpi besar dan sering memanifestasikan atau memvisualisasikan banyak hal saat berada di atas lapangan. Termasuk gol-gol kemenangan yang dicetak.
Dia sudah menghitung jumlah gol yang dicetaknya dalam kepala sebelum pertandingan. Bahkan meyakini proses visualisasi membantunya menjadi lebih cepat dalam mengambil keputusan saat situ di lapangan.
Romeny memiliki impian besar bersama Timnas Indonesia, termasuk memenangkan pertandingan krusial dan memastikan tiket ke Piala Dunia. Dia berjanji memberikan segalanya untuk mencapai mimpi tersebut.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
