Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 17.13 WIB

Penjaga Gawang Muhamad Riyandi Catat 30 Penyelamatan tapi Persis Solo Masih Terpuruk

Penjaga gawang Persis Solo Muhamad Riyandi pimpin saves terbanyak hingga pekan ke-7 BRI Super League. (ig persisofficial)  - Image

Penjaga gawang Persis Solo Muhamad Riyandi pimpin saves terbanyak hingga pekan ke-7 BRI Super League. (ig persisofficial) 

JawaPos.com–Hingga pekan ketujuh BRI Super League 2025/2026, Muhamad Riyandi muncul sebagai kiper dengan catatan penyelamatan terbanyak. Penjaga gawang Persis Solo itu sudah melakukan 30 saves, sebuah angka impresif yang menegaskan perannya sebagai benteng terakhir Laskar Sambernyawa.

Refleks cepat dan keberaniannya dalam menghadapi situasi satu lawan satu menjadikan Riyandi sulit ditembus. Bahkan ketika lawan mampu mendominasi permainan.

Di balik torehan gemilang itu, posisi Persis Solo di klasemen belum seindah catatan individu sang kiper. Banyaknya penyelamatan yang dilakukan Riyandi menandakan betapa sibuknya dia di bawah mistar.

Pertahanan Persis masih kerap memberi ruang bagi lawan, terutama di menit-menit akhir. Sehingga kerja keras Riyandi belum sepenuhnya berbuah poin maksimal. Sejumlah laga berakhir dengan hasil minor dan catatan save kiper masih belum sesuai harapan.

Persaingan di posisi kiper memang ketat musim ini. Mike Hauptmeijer, kiper Bali United, membuntuti Riyandi dengan 27 penyelamatan. Eks pemain PEC Zwolle itu tidak hanya piawai menepis bola, tetapi juga dikenal tenang dalam distribusi.

Di urutan berikutnya ada Nadeo Arga Winata dari Borneo FC Samarinda dengan 26 saves. Pengalaman internasional membuatnya tampil lebih kalem dalam mengantisipasi tekanan besar.

Nama-nama muda pun mulai menonjol. Cahya Supriadi dari PSIM Jogjakarta dan Ernando Ari Sutaryadi yang membela Persebaya Surabaya sama-sama mengoleksi 22 penyelamatan.

Cahya dikenal agresif dalam menguasai area penalti, sementara Ernando mengandalkan penempatan posisi untuk meredam peluang lawan. Keduanya memberi warna berbeda dalam persaingan penjaga gawang lokal.

Di sisi lain, kiper asing tidak mau kalah. Sonny Stevens yang menjaga gawang Dewa United Banten FC dan Igor Rodrigues dari Persita Tangerang sama-sama mencatat 21 penyelamatan.

Stevens memanfaatkan postur tinggi untuk menutup ruang, sedangkan Igor piawai membaca arah bola. Rivalitas keduanya menambah menarik persaingan kiper di liga.

Ada pula Aldo Monteiro dari PSBS Biak dan Miswar Saputra di Madura United dengan 20 penyelamatan, serta Muhammad Adi Satryo dari Arema FC yang melengkapi daftar sepuluh besar lewat 18 saves.

Statistik ini menunjukkan bahwa kualitas penjaga gawang di BRI Super League kian merata. Perbedaan tipis antarposisi memperlihatkan bagaimana setiap kiper harus konsisten dari pekan ke pekan.

Riyandi memang berada di puncak, tetapi Hauptmeijer dan Nadeo terus menempel ketat. Musim masih panjang, dan jumlah penyelamatan semata tidak menjamin keberhasilan tim jika lini pertahanan di depannya masih rapuh.

Bagi Persis Solo, Riyandi menjadi simbol keuletan sekaligus tanda peringatan. Penampilan individunya menonjol, tetapi untuk mengubahnya menjadi kemenangan, tim membutuhkan kolektivitas yang lebih solid.

Tanpa itu, penyelamatan demi penyelamatan hanya akan tercatat di statistik, bukan di papan klasemen. Pada akhirnya, siapa yang mampu menggabungkan performa kiper dengan pertahanan kokoh, dialah yang berpeluang besar dikenang sebagai tembok kukuh musim ini.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore