Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Oktober 2025 | 17.10 WIB

PSIS Semarang Pecat Kahudi Wahyu, Suporter Beri Reaksi Keras!

Wareng bersama Yoyok Sukawi. (ig @kepareng_wareng) - Image

Wareng bersama Yoyok Sukawi. (ig @kepareng_wareng)

JawaPos.com-Keputusan manajemen PSIS Semarang memecat Kahudi Wahyu sebagai pelatih kepala pada Rabu (30/9) langsung memicu reaksi beragam dari para pendukung Laskar Mahesa Jenar. 

Pemecatan ini dilakukan setelah PSIS menelan tiga kekalahan beruntun, masing-masing dari Persiku Kudus (0-4), Persipura Jayapura (0-2), dan Persiba Balikpapan (1-2). Untuk sementara, posisi pelatih kepala akan diisi asisten pelatih Ega Raka Galih sampai manajemen menemukan sosok pengganti yang tepat.

Namun, keputusan ini justru menimbulkan kritik tajam. Bukan hanya soal teknis di lapangan, tetapi juga soal arah kebijakan manajemen klub.

Ketua Umum Panser Biru Kepareng atau yang akrab disapa Wareng, menyampaikan pendapat lewat akun Instagram pribadi, @kepareng_wareng. 

Dalam unggahan tersebut, dia menuliskan sindiran keras kepada manajemen. Terutama kepada CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi.

“Pemain pelatih bisa datang dan pergi, hanya Yoyok yang abadi. Setelah kemarin mengkambinghitamkan ex pemain, terus suporter yang boikot, sekarang pelatih. Padahal itu semua yang milih kamu sendiri. Yoh kaya yoh,” tulis Wareng dalam unggahan itu.

Posting-an tersebut mendapat banyak tanggapan dari suporter PSIS, terutama dari anggota Panser Biru yang juga geram dengan kondisi tim saat ini. Salah satunya datang dari akun @hasan_sh_undip.

“Mungkin Kahudi yang tidak mau lanjut, Pak. Karena kualitas pemain grade C,” tulis @hasan_sh_undip.

Wareng segera menanggapi komentar itu. “Kata manajemen semua pemain yang milih Kahudi kok,” tulis @kepareng_wareng.

Jawaban ini semakin memantik diskusi di kolom komentar tersebut. Banyak suporter justru sependapat dengan Wareng, bahwa masalah utama PSIS bukan semata pada pelatih atau pemain, melainkan pada manajemen yang dianggap tidak serius dalam mempersiapan tim ini.

“Aslinya penyakit PSIS itu di Yoyok tok,” tulis @andidokil.

“Ayo lekas bergerak, penyakitnya PSIS cuma orang itu,” tulis @dwirmdni_.

Komentar lain datang dari @arifinabd.f yang mengingatkan pernyataan Kahudi sebelum musim dimulai. 

“Bukannya statement pelatih sebelum musim berjalan, dia kurang puas dengan rekrutmen pemain. Tapi dia pasrah tidak dikasih pemain lagi. Ngerusak CV pelatih saja,” tulis dia.

Dari beragam komentar tersebut terlihat jelas bahwa mayoritas suporter Panser Biru tidak menyalahkan Kahudi Wahyu maupun para pemain. Kekalahan beruntun dianggap sebagai hasil dari buruknya strategi perekrutan serta minimnya dukungan manajemen dalam mempersiapkan tim.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore