Mateo Kocijan batal bergabung dengan Persis Solo. (persissolo.id)
Jawapos.com - Sudah jatuh tertimpa tangga. Begitulah kiranya nasib Persis Solo di musim ini. Bagaimana tidak, masih sulit menang di Super League dan ada di zona degradasi, kini malah ditipu Mateo Kocijan.
Mateo Kocijan merupakan rekrutan anyar Persis Solo di hari terakhir jendela transfer Super League pada 31 Agustus 2025. Namun, sang pemain belum menampakkan batang hidungnya di Solo hingga pertandingan pekan ke-7 berakhir, Minggu (28/9).
Tak kunjung datang ke Indonesia dan bergabung dengan tim, manajemen Persis Solo beri ultimatum kepada Mateo dengan mengirimkan surat peringatan.
“Saya juga tahu klub telah mengirimkan setidaknya dua surat resmi dengan tenggat waktu untuk merespons, tapi lagi-lagi tidak ada jawaban. Pemain tersebut telah menempatkan klub dalam situasi yang sangat sulit, tepat pada penutupan bursa transfer,” tutur pelatih Persis Solo, Peter de Roo, dikutip dari laman persissolo.id.
Sementara itu, kabar mengejutkan justru datang dari media Kroasia yang mengabarkan Mateo Kocijan telah bergabung dengan NK Tehnicar 1974, yang merupakan mantan klubnya. Saat ini Tehnicar 1974 berada di posisi 7 klasemen dengan delapan poin dari enam pertandingan musim 2025/2026.
Menariknya, tim tersebut bukanlah tim di kasta profesional Kroasia melainkan hanya amatir dan bermain di kompetisi regional Kroasiia, Elitna ZNL Koprivnicko-krizevacka League.
Dilansir dari media Kroasia, klikaj.hr, Kocijan tidak jadi bergabung dengan Persis Solo dan memutuskan untuk pulang kampung.
"Kocijan seharusnya bermain untuk Persis Solo Indonesia baru-baru ini, tetapi rencana itu gagal pada menit terakhir karena pemain berusia 30 tahun itu memutuskan untuk pulang kampung," tulis klikaj.hr pada 26 September 2025.
Pada wawancaranya dengan media tersebut, Kocijan mengatakan keluarga menjadi alasan dirinya batal kembali ke Indonesia.
"Beberapa hal yang lebih penting telah mengemuka bagi saya, terutama keluarga saya. Tidak mudah bermain di negeri yang jauh. Saya senang telah mengatur kepulangan ke Cvetkovec dengan manajemen Tehnicar," ucap mantan pemain Persib Bandung.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
