
Laga Persib menjamu Persebaya di GBLA, Jumat (12/9). (Dok. X Persib)
JawaPos.com - Toni Firmansyah mendapatkan hujatan di sosial media setelah pertandingan melawan Persib Bandung, Jumat (12/9). Pada laga tersebut, gelandang muda Persebaya Surabaya ini bermain sejak menit awal.
Netizen tiba-tiba membanjiri Instagram pribadi Toni Firmansyah setelah beraksi di lini tengah Persebaya saat menghadapi Persib.
Para netizen menghujatnya dengan sebutan pemain tarkam (antar kampung) karena permainan lugasnya di laga tersebut.
"Tarkam luu," tulis akun @zannnns.__
"Pemain tarkam gini masuk Timnas? Kalo gue sadar diri sih," ujar akun @onlytroubadour_ di Instagram pribadi Toni Firmansyah. Lalu, banyak akun lainnya yang hanya menuliskan kata 'tarkam' di kolom komentar pemain yang bersangkutan.
Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya saat laga lanjutan Super League 2025 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Jumat (12/9/2025). (Taofik Hidayat/ Radar Bandung)
Melihat pemainnya mendapatkan hujatan dari netizen, Bonek tidak tinggal diam. Akun fanbase @onlinepersebaya, menyatakan bahwa Toni Firmansyah sudah melakukan tugasnya dengan baik sebagai seorang gelandang bertahan.
"Ketika seorang gelandang bertahan menjalankan tugasnya untuk memutus serangan balik lawan dengan memenangkan duel tanpa niat mencederai, instagramnya diserbu dan disebut pemain tarkam. Disisi lain seorang pemain menginjak kaki lawannya hingga bengkak tidak dianggap sebagai pelanggaran," tulis akun tersebut.
Melalui pernyataan itu, Bonek menegaskan bahwa mereka melindungi Toni Firmansyah dari hujatan di sosial media.
Dan mereka berharap agar gelandang Timnas Indonesia U-23 itu tidak terpengaruh dengan hujatan tersebut.
"Begitulah sosial media saat ini, diakses oleh banyak orang dari berbagai kalangan dan usia. Begitu pula dengan pengetahuan sepakbola, tidak semua orang sama," sambung akun tersebut.
Pada laga melawan Persib, tugas Toni Firmansyah sebagai gelandang bertahan adalah memutus serangan yang sering datang dari Uilliam Barros hingga Luciano Guaycochea. Itulah sebabnya, gelandang nomor punggung 68 tersebut sering terlibat duel dan menghasilkan satu kartu kuning.
"Yang tua atau dewasa coba terus jalin hubungan baik di dunia nyata, yang masih kekanak-kanakan sering bikin ribut di dunia maya. Jika ada yang menyerang pemain klub kita, kita sebagai supporter juga berhak melindungi pemain klub kita sendiri. Lanjutkan, Toni," jelas akun yang sama.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
