Balotelli masih butuh waktu adaptasi bersama Madura United agar bisa cetak gol di Super League 2025/2026. (Media Madura United)
JawaPos.com — Madura United FC masih menunjukkan keyakinan besar terhadap striker asing mereka, João Pereira Albertine alias Balotelli, meski sang pemain belum kunjung mencetak gol di Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-4, penyerang asal Guinea-Bissau itu selalu mendapat kesempatan tampil, namun belum berhasil membuka keran golnya.
Terbaru, Madura United harus mengakui keunggulan Bali United FC dengan skor tipis 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu malam (30/8/2025).
Kekalahan itu menambah daftar hasil kurang memuaskan Laskar Sape Kerrab di awal musim ini.
Meski demikian, Presiden Madura United Achsanul Qosasi menegaskan pihaknya tetap percaya penuh pada kemampuan Balotelli.
Ia yakin striker berusia 28 tahun itu hanya butuh waktu untuk menemukan chemistry dengan rekan-rekan setimnya, terutama dengan Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha.
Achsanul menyebut tipe permainan Balotelli berbeda dari striker Madura United sebelumnya.
Pemain dengan postur 1,87 meter itu disebut memiliki kecepatan dan kekuatan, sehingga lebih membutuhkan suplai bola daerah daripada permainan individu.
“Baru kali ini Madura United memiliki striker pelari cepat dan kuat, tipe striker seperti ini butuh bola daerah,” ujar Achsanul Qosasi.
Menurutnya, Balotelli mungkin tidak memiliki keterampilan individu yang menonjol seperti striker flamboyan lainnya.
“Banyak tipe striker yang butuh chemistry, sehingga butuh waktu untuk saling memahami. Dia memang tidak skill-full, tapi dia power-full. Sabar saja.”
Namun, kekuatan fisiknya diyakini bisa menjadi senjata utama Madura United dalam membongkar pertahanan lawan.
Empat gol Madura United sejauh ini justru lahir dari para pemain non-striker. Pedro Monteiro, Lulinha, Taufany Muslihuddin, dan Kerim Palic menjadi penyumbang gol bagi Laskar Sape Kerrab di empat laga awal musim.
Hal itu menunjukkan lini tengah dan pemain sayap Madura United mampu mencetak gol, meski target man mereka belum pecah telur. Kondisi ini membuat suporter harus lebih bersabar menunggu kontribusi Balotelli di depan gawang.
Berdasarkan data, Balotelli hanya mencatat dua kali tembakan sepanjang empat pertandingan. Dari jumlah itu, hanya satu yang tepat sasaran, sehingga efektivitasnya di lini depan masih tergolong minim.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
