Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16.47 WIB

Mauricio Souza Buka-bukaan! Bongkar Alasan Rizky Ridho Pakai Pita Hitam saat Persija Jakarta Gilas Dewa United

Rizky Ridho memakai pita hitam dalam laga Dewa United vs Persija. (dok. @jakonline01)

 

JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, buka-bukaan mengenai alasan Rizky Ridho Ramadhani mengenakan pita hitam seorang diri saat melawan Dewa United FC.

Rizky Ridho tampil berbeda dalam pertandingan Dewa United vs Persija Jakarta. Bukan karena penampilan fisik baru yang membuat dia berbeda, tapi ada satu hal yang Ridho kenakan.

Yakni ada pita hitam yang terikat dalam lengan Rizky Ridho. Tepatnya di ban kapten. Menariknya hanya dia saja yang menggunakan pita hitam. Sebab, para pemain Persija Jakarta lain, maupun segenap penggawa Dewa United FC tak ada yang turut melakukan hal serupa.

Mauricio Souza sebagai pelatih kepala Persija Jakarta pun buka suara. Dia menyebut pita hitam dipakai sebagai bentuk kepedulian dan perhatian Macan Kemayoran terhadap situasi saat ini.

"Dia lagi merasa tidak enak dengan apa yang terjadi di Indonesia. Ridho sangat sedih dengan apa yang terjadi," kata Mauricio Souza usai pertandingan melawan Dewa United di Banten International Stadium, Jumat (29/8) malam.

Situasi Indonesia saat ini memang sedang tak baik-baik saja. Terutama Jakarta, yang merupakan pusat pemerintahan negara. Ada demonstrasi besar-besaran yang terjadi di sejumlah titik sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintahan dan wakil rakyat.

Terlebih, aksi demonstrasi itu sudah sampai menimbulkan korban jiwa. Namanya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) harus meregang nyawa karena terlindas oleh kendaraan taktis (rantis) aparat saat hendak membubarkan massa pada Kamis (28/8) malam.

Mauricio Souza dalam kesempatan yang sama turut memberikan perhatian terhadap situasi yang ada. Dia menceritakan bagaimana ketenangan dan kenyamanan hidup yang didapat saat berada di negaranya, Brasil dengan Indonesia.

"Sebelum menjawab pertanyaan, saya ingin menyampaikan beberapa hal. Saya berasal dari negara yang luar biasa, Brasil. Namun, negara ini sangat keras," kata Souza.

"Ketika saya tiba di sini, saya mendapati negara yang sangat damai. Negara ini menyambut kami dengan sangat baik. Kami merasa tenang saat berjalan di jalanan. Kami tidak perlu takut akan penyerangan atau kekerasan," tambahnya.

Eks pelatih Madura United FC itu pun menilai situasi ini tak seharusnya terjadi di Indonesia, termasuk Jakarta. Mauricio Souza juga tak ragu memberikan semangat dan menitipkan pesan untuk Indonesia.

"Saya tahu Indonesia tidak pantas mengalami apa yang sedang terjadi. Jaga diri, Jakarta. Jaga diri, Jakarta. Jaga diri, Jakarta. Maaf," katanya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore