Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjawab pertanyaan pewarta di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (16/7/2025). (ANTARA/RAUF ADIPATI)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa Kuwait memutuskan batal datang dan tak jadi menghadapi Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2025. Federasi pun langsung menyiapkan dua opsi sebelum menentukan solusi terbaik untuk Garuda.
Timnas Indonesia sedianya dijadwalkan melakoni dua laga uji coba pada FIFA Matchday September 2025. Skuad Garuda akan melawan Kuwait pada 5 September, dan Lebanon tiga hari kemudian di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Namun, kurang lebih dua pekan jelang pertandingan, Timnas Indonesia dapat kabar buruk. Kuwait membatalkan keikutsertaannya bertanding lawan Lebanon dan Garuda pada FIFA Matchday September 2025.
Pembatalan ini telah dikonfirmasi oleh Erick Thohir usai PSSI menerima surat dari Federasi Kuwait. The Blue Wave disebutkan bukan hanya batal bertanding di Indonesia, tapi juga tak jadi tampil dalam sebuah turnamen di Uni Emirat Arab.
"Kami sudah dapat surat konfirmasi dari Kuwait. Mereka tidak hanya tidak bermain di Indonesia, tapi juga di turnamen di UAE," kata Erick Thohir di Bekasi, Senin (25/8).
"Jadi saya tidak tahu kenapa mereka, karena jelas mereka sudah ada black and white-nya untuk ikut di Indonesia dan di UAE. Saya tidak tahu apakah ada isu internal, saya juga tidak mau ikut campur," tambahnya.
Ketika ditanya apakah ada penggantinya, Erick mengatakan sampai saat ini belum ada. Namun, langkah pertama yang dilakukan oleh PSSI adalah langsung berkoordinasi dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk membahas hal ini.
"Sampai hari ini saya belum bisa bicara siapa pengantinya. Kami juga sudah kirim surat ke AFC untuk istilahnya menjaga hubungan sesama anggota yang ada di AFC untuk bisa saling lebih baik ke depan," katanya.
"Tentu isu domestik buat saya tidak mau ikut campur, cuma mungkin ini salah satu yang perlu menjadi catatan bersama," jelas Erick menambahkan.
Orang sepak bola nomor satu di Indonesia kemudian memastikan bahwa pembatalan Kuwait tak mengubah rencana dan jadwal Garuda melawan Lebanon. Laga tersebut tetap terselenggara sekali saja pada 8 September 2025.
Tapi, PSSI tetap menyiapkan sejumlah opsi rencana lain untuk mendapatkan solusi menyikapi pembayalan Kuwait. Yakni mencari tim negara sebagai pengganti atau tetap satu uji coba saja pada bulan ini.
"Tetap, kami juga masih lihat kesempatan untuk isi satu pertandingan lagi. Cuma kalau terlalu dipaksakan nanti kan jadi malah tidak maksimal. Dan, memang buat latihan lebih panjang lebih bagus juga, biar konsolidasi," ucapnya.
"Tentu kita sekarang fokuskan untuk pertandingan lawan Lebanon. Kemarin saya sudah bicara dengan Coach Patrick, dengan ini mungkin bagus juga buat latihan lebih lama. Jadi supaya tim ini punya waktu beradaptasi lawan Lebanon nanti," tutup Erick.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
