Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 05.00 WIB

Bedah Taktik Belanja 3 Raksasa Super League! Bomber Baru Persebaya Surabaya Dikabarkan Kalah Kelas

Mihailo Perovic harus tunjukkan kelasnya bersama Persebaya Surabaya agar tak dicap gagal. (Media Persebaya) - Image

Mihailo Perovic harus tunjukkan kelasnya bersama Persebaya Surabaya agar tak dicap gagal. (Media Persebaya)

JawaPos.com — Bursa transfer Super League 2025/2026 semakin panas dengan manuver besar tiga raksasa, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Bali United. Namun, di tengah sorotan tersebut, bomber anyar Persebaya Surabaya justru dikabarkan kalah kelas.

Nama Persib Bandung mendadak jadi pusat perhatian setelah dikaitkan dengan sosok bek tangguh asal Italia, Federico Barba.

Rekam jejak sang pemain yang pernah mencicipi tiga liga top Eropa membuat Maung Bandung digadang-gadang unggul pamor dibanding rivalnya.

Persija Jakarta sebelumnya jadi sorotan setelah menghadirkan winger asal Brasil, Bruno Tubarao, yang berlabel Serie A Brasil.

Kehadiran Tubarao digadang bisa memperkuat lini serang Macan Kemayoran yang selama ini mengandalkan kombinasi lokal dan asing.

Persebaya Surabaya pun tak mau kalah dengan mendatangkan striker anyar Mihailo Perovic dari Liga Utama Montenegro.

Namun, kedatangannya justru mendapat sorotan miring lantaran dianggap kalah kelas dibanding target belanja rival.

Bali United bergerak cepat sejak awal musim dengan mengamankan jasa dua pemain Eredivisie Belanda, Mike Hauptmeijer dari PEC Zwolle dan Jordy Bruijn dari Heracles Almelo.

Manuver Serdadu Tridatu ini sempat menuai pujian karena mampu memboyong talenta dari kompetisi Eropa bergengsi.

Namun, gebrakan Persib Bandung dengan memasukkan Federico Barba ke dalam radar transfer langsung menggeser sorotan. Pasalnya, Barba tercatat memiliki pengalaman bermain di Serie A, Bundesliga, hingga La Liga.

Federico Barba terakhir kali memperkuat FC Sion di Liga Swiss sebelum kontraknya berakhir pada 2 Juli 2025.

Artinya, Persib Bandung berpeluang besar mendatangkannya dengan status free transfer tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Meski kini berstatus tanpa klub, kualitas Barba tidak bisa dianggap remeh. Bek kelahiran Roma dengan tinggi 1,87 meter itu pernah berseragam AS Roma, VfB Stuttgart, dan Real Valladolid.

Jika resmi bergabung, Barba bisa menjadi salah satu transfer terbesar dalam sejarah Liga Indonesia.

Pengalaman menghadapi striker-striker top dunia di Eropa jelas jadi modal penting bagi lini pertahanan Maung Bandung.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore