Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 Agustus 2025 | 23.33 WIB

Semen Padang Jago Kandang! Belum Terkalahkan Sejak Maret 2025, Percaya Diri Jelang Duel Lawan PSM Makassar

Semen Padang siap kalahkan PSM Makassar di Gelora Haji Agus Salim. (Media Semen Padang) - Image

Semen Padang siap kalahkan PSM Makassar di Gelora Haji Agus Salim. (Media Semen Padang)

JawaPos.com — Semen Padang kembali akan diuji ketangguhannya di Stadion H. Agus Salim saat menjamu PSM Makassar dalam pekan ke-3 Super League 2025/2026, Jumat (22/8/2025) sore WIB. Kabau Sirah membawa rekor kandang yang mentereng karena belum pernah kalah sejak Maret 2025.

Kepercayaan diri tinggi jelas sedang menyelimuti tim asuhan Eduardo Almeida itu. Apalagi mereka baru saja meraih kemenangan perdana musim ini usai menumbangkan Dewa United Banten FC dengan skor meyakinkan 2-0.

Tambahan tiga poin tersebut membuat Semen Padang merangkak naik ke papan tengah klasemen sementara. Kini mereka berada di posisi kesembilan dengan modal motivasi besar menghadapi lawan sekelas PSM.

PSM Makassar sendiri datang dengan misi berbeda. Klub berjuluk Juku Eja itu masih belum pernah menang karena hanya bermain imbang dalam dua laga awal musim ini.

Kondisi itu tentu menambah ambisi PSM untuk segera meraih kemenangan perdana. Lawatan ke Padang menjadi ujian berat karena mereka harus menghadapi tim yang dikenal jago kandang.

Semen Padang memang punya catatan gemilang saat tampil di hadapan publik sendiri. Sejak tumbang 1-4 dari Persib Bandung pada 10 Maret 2025, Kabau Sirah tidak pernah lagi menelan kekalahan di Stadion H. Agus Salim.

Catatan itu membentang hingga empat laga kandang terakhir. Para suporter pun semakin percaya diri tim kesayangannya bisa kembali menjaga rekor tersebut saat menghadapi PSM.

Namun, lawan yang datang kali ini bukan sembarang tim. PSM Makassar punya pengalaman dan kualitas yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Musim lalu, PSM berhasil mencuri satu poin di Padang. Saat itu duel di Stadion H. Agus Salim berakhir dengan skor imbang 1-1.

Secara rekor pertemuan sejak era Liga 1 2017, kedua tim cukup seimbang. Dari enam pertemuan, PSM mengoleksi tiga kemenangan, Semen Padang menang dua kali, dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Meski begitu, duel keduanya kerap berlangsung ketat dan penuh drama. Tidak jarang skor akhir hanya dipisahkan satu gol tipis.

Sejarah juga membuktikan partai Semen Padang kontra PSM jarang berakhir dengan skor besar. Mayoritas skor yang tercipta adalah 2-0, 1-1, 2-1, atau 1-0.

Skor terbesar justru terjadi delapan tahun lalu. Saat itu PSM berhasil menghantam Semen Padang dengan skor telak 4-0 pada 2 Februari 2017.

Situasi kali ini tentu berbeda. Semen Padang sedang berada di fase positif dengan dukungan penuh suporter fanatik yang selalu memadati Stadion H. Agus Salim.

Sang pelatih, Eduardo Almeida, juga menegaskan timnya siap tampil agresif. Ia ingin tren positif di kandang terus berlanjut agar Kabau Sirah semakin diperhitungkan di Super League musim ini.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore