Filosofi jersey Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026 bawa semangat persatuan di tengah keberagaman. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya kembali mencuri perhatian lewat peluncuran jersey terbaru mereka untuk Super League 2025/2026. Lewat akun Instagram resmi merchandise Persebaya Surabaya, mereka memperkenalkan desain yang sarat makna dan penuh filosofi kebersamaan.
Dengan tajuk “Dari Surabaya, untuk semua,” Persebaya Surabaya menegaskan identitasnya sebagai klub inklusif yang menjadi rumah bagi siapa saja.
Jersey ini bukan sekadar pakaian tempur di atas lapangan, namun lambang semangat persatuan di tengah keberagaman kota pahlawan.
Desain jersey musim ini lahir dari semangat kebhinekaan yang tumbuh subur di Surabaya. Kota ini dikenal sebagai tempat bertemunya berbagai etnis, budaya, dan latar belakang yang hidup berdampingan dalam harmoni.
Hal itu kemudian diterjemahkan dalam desain empat varian jersey yang memiliki filosofi mendalam. Setiap warna dan elemen dalam jersey merepresentasikan ragam budaya yang membentuk wajah Surabaya hari ini.
Jersey kandang tetap mengusung warna hijau khas Persebaya Surabaya, simbol perjuangan dan semangat kepahlawanan kota Surabaya. Warna ini menjadi pengingat klub ini lahir dari rahim sejarah dan perjuangan arek-arek Suroboyo.
Jersey tandang berwarna kuning menjadi sorotan karena terinspirasi dari kota tua Surabaya yang kokoh dengan bangunan peninggalan kolonial Belanda.
Warna ini merepresentasikan kekuatan sejarah dan daya tahan warga kota dalam menghadapi zaman.
Sementara itu, jersey kiper kandang tampil mencolok dengan warna merah muda yang merepresentasikan kawasan pecinan atau kampung Tionghoa di Surabaya.
Ini adalah bentuk penghormatan kepada akulturasi budaya Tionghoa yang sudah menjadi bagian dari nadi kehidupan kota.
Tak kalah menarik, jersey kiper tandang hadir dengan warna biru langit yang terinspirasi dari kampung Arab yang ada di kawasan Ampel, Surabaya. Ini adalah simbol keberadaan budaya Timur Tengah yang turut memberi warna dalam mozaik sosial kota ini.
Kombinasi empat jersey ini menjadikan Persebaya Surabaya sebagai salah satu klub yang berani mengangkat nilai-nilai sosial dan budaya lokal dalam identitas visual mereka.
Filosofi keberagaman ini menjadi kekuatan moral bagi seluruh pemain dan suporter dalam mengarungi kompetisi.
Dalam keterangannya, Persebaya Surabaya menegaskan jersey ini adalah bagian dari perjalanan perjuangan klub musim ini.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
