Paul Munster ungkap alasannya gabung ke Persebaya Surabaya. (Instagram @fabriziorom)
JawaPos.com - Bhayangkara FC akhirnya kembali ke kancah liga kasta tertinggi di Indonesia yaitu Indonesia Super League pada musim 2025/2026 setelah sempat terdegradasi dua musim lalu dan berlaga di Liga 2 musim 2024/2025.
Tentunya Bhayangkara FC tak ingin hanya numpang lewat di Super League musim ini.
Klub yang kini bermarkas di Riau tersebut melakukan berbagai pembenahan demi bisa bersaing di kompetisi liga.
Rasanya wajar jika Bhayangkara FC tak ingin hanya numpang lewat dan ingin bersaing di papan atas, karena pada sejarahnya, mereka pernah meraih gelar Liga 1.
Berawal dari Surabaya United
Mengutip dari laman Polda Riau, sejarah berdirinya klub ini ternyata tak lepas dari klub Surabaya United. Pada 2016 lalu, terjadi proses merger antara PS Polri dengan Surabaya United, dan menghasilkan klub Bhayangkara FC.
Nama “Bhayangkara” sendiri diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti “penjaga”, mencerminkan hubungan erat klub ini dengan institusi kepolisian Indonesia.
Bhayangkara FC kemudian resmi mengikuti Liga 1 musim 2017 dan langsung juara! Musim berikutnya memang gagal menjadi kampiun, tetapi masih bisa bersaing di tiga besar.
Langkah Bhayangkara FC pada musim 2019 mulai lebih banyak menemui tantangan, antara lain menjalani laga kandang di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, hingga berujung pergantian pelatih kepala.
Mereka pun masih konsisten di papan atas pada 2021/2022, yaitu masih sanggup menempati posisi tiga klasemen akhir di bawah Bali United dan Persib Bandung.
Namun setelah itu, performa mereka makin menurun dalam persaingan di Liga 1. Puncaknya, Bhayangkara FC tampil buruk dan inkonsisten pada musim 2023/2024 hingga berakhir di papan bawah sekaligus terdegradasi ke Liga 2.
Boyong Para Eks Persebaya
Maka dari itu, ketika sukses promosi ke Liga Super musim ini, tim berjuluk The Guardians tersebut langsung mempersiapkan secara matang.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
