
Herman Dzumafo jadi striker favorit andalan Paul Munster. (Media Bhayangkara FC)
JawaPos.com—Nama Flavio Silva belakangan sempat melejit sebagai striker tajam di Liga Indonesia saat direkrut Persebaya Surabaya. Namun, mantan pelatih Green Force Paul Munster justru mengejutkan publik dengan memilih sosok lain sebagai striker terbaik versinya.
Dalam wawancara di kanal Youtube Sport77 pada Rabu (23/7), Paul Munster tanpa ragu menyebut nama Herman Dzumafo. Padahal, dia sempat melatih Flavio Silva di Persebaya Surabaya selama musim 2024/2025.
“Dzumafo (striker terbaik yang pernah saya latih),” ujar Paul Munster dengan singkat namun penuh keyakinan.
Pernyataan ini langsung menarik perhatian pecinta sepak bola Indonesia, mengingat usia Dzumafo yang tak lagi muda. Paul Munster memang sempat menangani Persebaya Surabaya di masa sulit musim 2023/2024. Kala itu Green Force sempat terperosok di zona degradasi sebelum akhirnya berhasil finis di posisi ke-12 klasemen akhir.
Kiprah Munster bersama Persebaya Surabaya tidak berhenti di situ karena dia sukses membawa klub kebanggaan Bonek tersebut finis di posisi keempat pada musim 2024/2025. Dia pun menuai pujian sebagai pelatih yang mampu menyelamatkan dan membangkitkan tim dalam waktu singkat.
Kini, Paul Munster telah resmi menjadi pelatih kepala Bhayangkara FC untuk musim Super League 2025/2026. Namun, kenangannya melatih para pemain top di Liga Indonesia tetap membekas di benaknya.
Ketika disinggung soal siapa striker terbaik yang pernah dia latih selama di Indonesia, nama Herman Dzumafo langsung keluar dari mulutnya. Hal ini tentu cukup mengejutkan mengingat usia Dzumafo yang kini sudah menginjak kepala empat.
Herman Dzumafo Epandi adalah striker asal Kamerun yang dikenal memiliki insting tajam di kotak penalti. Dia kini memperkuat Persela Lamongan di Liga 2 setelah sempat membela Persiba Balikpapan pada musim 2024/2025.
Karir Dzumafo di Indonesia dimulai sejak 2007 saat bergabung dengan PSPS Pekanbaru. Dia langsung menjadi pemain kunci dan tampil gemilang selama lima musim di sana.
Pada musim 2009/2010, Dzumafo menjadi pemain paling vital bagi pelatih PSPS kala itu, Abdul Rahman Gurning. Duetnya dengan Muhammad Isnaini menjadi momok menakutkan bagi lini belakang lawan.
Perjalanan karirnya pun berlanjut ke berbagai klub besar seperti Arema Indonesia (ISL), Persib Bandung, hingga Sriwijaya FC. Dia selalu mencetak gol penting dalam debut-debutnya, menunjukkan kualitas sebagai striker berpengalaman.
Saat berseragam Arema Indonesia, Dzumafo mencetak gol perdananya pada laga melawan Pelita Jaya. Kemudian saat pindah ke Persib, dia juga langsung mencetak gol hanya empat hari setelah debut.
Pada 2014, Dzumafo hijrah ke Mitra Kukar dan kembali mencetak gol debut saat menghadapi Persela Lamongan. Setahun berselang, dia memperkuat Persegres Gresik dan melanjutkan tradisi mencetak gol cepat.
Tak hanya di kasta tertinggi, Dzumafo juga tampil impresif di Liga 2 bersama PSPS Riau pada 2017 dengan mencetak 11 gol dari 15 laga. Pada Januari 2018, dia pun resmi memperkuat Bhayangkara FC dan menjadi tumpuan lini depan.
Selama berseragam Bhayangkara, Dzumafo mencetak 21 gol dari 65 penampilan. Statistik ini menjadi alasan kuat Paul Munster menjadikan Dzumafo sebagai striker andalannya di musim 2019/2020 hingga 2021/2022.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
