Mihailo Perovic (kiri) saat diresmikan sebagai pemain baru Persebaya Surabaya. (Instagram Gabriel Budi)
JawaPos.com - Ada yang unik dari kebijakan transfer pemain Persebaya musim ini. Alih-alih merekrut pemain asal Brasil atau negara-negara beriklim tropis lainnya, tim berjuluk Green Force ini malah memboyong tiga pemain asal Balkan.
Mereka adalah Risto Mitrevski, Milos Raickovic, dan Mihailo Perovic. Risto berasal dari Makedonia. Sedangkan Milos dan Perovic sama-sama berasal dari Montenegro.
Ketiganya memiliki kualitas yang mumpuni. Mereka memiliki pengalaman bermain di beberapa liga Eropa, bahkan pernah merasakan gelar juara maupun menjadi top skor di sana.
Namun, mereka belum tentu mampu menampilkan performa terbaik seperti di Eropa. Salah satu penyebabnya bisa saja kesulitan beradaptasi dengan iklim di Indonesia, terutama Surabaya yang terkenal sumuk karena memiliki suhu yang cukup panas.
Bahkan dalam sebuah wawancara di akun YouTube resmi Persebaya, Risto Mitrevski mengakui bahwa cuaca Surabaya cukup panas.
Sedangkan para pemain Balkan berasal dari negara-negara di sekitar wilayah Eropa Timur yang terkenal dingin, bahkan dalam kondisi tertentu suhu udara di sana bisa berada pada angka minus.
Lantas bagaimana bisa Persebaya percaya diri merekrut tiga pemain asal Balkan demi memperkuat skuadnya. Ternyata, ada beberapa faktor yang diharapkan bisa memudahkan adaptasi mereka di Liga Indonesia.
Antara lain mempertahankan duo Balkan yang sudah bermain di Persebaya sejak musim lalu, yaitu Dime Dimov dan Dejan Tumbas. Keduanya memang baru setengah musim di Surabaya, namun setidaknya mereka bisa membantu adaptasi tiga pemain baru asal Balkan tersebut.
Hal itu diakui oleh Milos Raickovic dimana kedua pemain tersebut bisa menjadi teman yang membantu adaptasinya di skuad Green Force.
"Salah satu alasan bergabung dengan Persebaya misalnya saya punya dua teman baik (yang membantu adaptasi) dari Balkan yaitu Dejan Tumbas dan Dime Dimov," ujarnya seperti dikutip dari akun YouTube Persebaya.
Hal yang kurang lebih sama juga menjadi penyebab Mihailo Perovic setuju bergabung dengan Persebaya. Agen sang pemain, Gabriel Budi menyatakan bahwa Perovic mau bermain untuk Green Force karena faktor pemain Balkan.
"Perovic banyak tahu tentang Liga Indonesia dari pendahulunya, Ilija Spasojevic. Dan ia tanya tentang Persebaya dari rekan setimnya di Timnas Montenegro, Milos Raickovic. Setelah itu, ia langsung membulatkan tekad untuk ke Persebaya," ujar Gabriel Budi.
Adaptasi tentu tak hanya dari aspek cuaca panas, tetapi juga kenyamanan dalam tim, chemistry antar pemain, hingga gaya bermain di Liga Indonesia yang tentunya berbeda dengan di Eropa.
Faktor lain yang membuat para pemain Balkan ini betah bermain di Persebaya adalah fasilitas yang dimiliki klub ini lengkap. Hal itu merujuk pada kebijakan klub yang mulai musim ini memusatkan seluruh kegiatan Persebaya di kompleks Stadion GBT.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
