
Persija tutup musim dengan hasil imbang kontra Malut. (@persija)
JawaPos.com-Direktur Persija Jakarta Mohamad Prapanca angkat bicara dengan perubahan regulasi kuota pemain asing dari delapan menjadi sebelas. Manajemen menyikapi kebijakan baru dengan kepala dingin, enggan terburu-buru memutuskan.
Regulasi 11 pemain asing telah ditetapkan I League, branding baru dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk Super League 2025/2026. Namun dari jumlah itu, hanya delapan yang boleh masuk daftar susunan pemain (DSP) dan juga bermain bersama.
Pro dan kontra mengiringi kebijakan baru ini. Sejumlah tim pun mulai menentukan langkahnya dalam membentuk skuad untuk menatap musim baru.
Lantas bagaimana respons manajemen Persija terhadap regulasi kuota pemain asing? Prapanca sebagai bos klub menyampaikan bahwa sikap klub pada dasarnya siap untuk mendukung dan mengikuti keputusan yang diambil operator kompetisi.
“Kami menyambut baik seluruh kebijakan baru yang telah dirumuskan I League untuk musim 2025/2026," kata Prapanca dalam keterangan resmi klub, Selasa (15/7).
"Bagi kami, setiap perubahan regulasi, termasuk penambahan kuota pemain asing, adalah bagian dari upaya untuk membawa sepak bola Indonesia ke arah yang lebih kompetitif dan profesional,” tambah dia.
Namun terkait apakah Persija akan memaksimalkan kuota 11 pemain atau tidak, Prapanca mengatakan bahwa manajemen harus mempertimbangkannya dengan matang dulu. Dia menyebut setiap keputusan yang diambil oleh otoritas liga tentu telah melalui proses kajian yang mendalam.
“Kami tentu sudah berkomunikasi intensif dalam merespon hal ini, khususnya dengan pelatih dan manajer tim. Saat ini kami masih dalam tahap evaluasi menyeluruh," ucap Prapanca.
"Keputusan untuk mengisi atau tidak seluruh slot 11 pemain asing tentu tidak bisa diambil secara terburu-buru. Kami memahami bahwa rekrutmen pemain, apalagi pemain asing, bukan sekadar soal kuantitas, tetapi lebih pada kualitas, kebutuhan tim, dan keberlanjutan pengembangan skuad secara keseluruhan,” tambah dia.
Satu yang pasti, manajemen Persija menginginkan agar setiap langkah yang diambil selaras dengan visi jangka panjang klub, filosofi permainan, serta tetap memberikan ruang tumbuh bagi pemain lokal dan muda.
Persija Jakarta saat ini baru memiliki lima pemain asing. Selain Ryo Matsumura, Gustavo Almeida, dan Carlos Eduardo, yang dipertahankan dari skuad musim lalu, Macan Kemayoran sudah mendatangkan dua gelandang bertahan asal Brasil. Yakni Van Basty Souda dan Fabio Calonego.
Persija masih punya tiga slot lagi untuk memenuhi kuota pemain asing musim. Jika ingin memaksimalkan 11 kuota, Macan Kemayoran masih punya enam tempat lagi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
