
Timnas Indonesia Kevin Diks berebut bola dengan para pemain China pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia telah tiba. Kevin Diks resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang menginjakkan kaki di panggung bergengsi Bundesliga, dan sambutan hangat datang dari tempat yang tak terduga.
Pemain Timnas Jepang, Ko Itakura, menyambut Kevin Diks di latihan perdana bersama Borussia Monchengladbach dengan candaan atas kekalahan Indonesia dari Jepang di laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde ketiga.
"Jepang terlalu bagus. Sulit untuk (siapa pun) main di kandang Jepang," kata Ko Itakura di youtube Borussia Monchengladbach.
Selain candaan, Ko Itakura juga meminta maaf lantaran tidak menemui Kevin Diks seusai laga. Pada laga tersebut Ko Itakura memang berada di tribun dan meninggalkan stadion sebelum laga usai.
"Kamu baik-baik saja? Maaf aku tidak bisa menghubungimu setelah pertandingan di Jepang. Saya ada di tribun. Saya meninggalkan stadion sebelum pertandingan usai," kata Ko Itakura.
Keduanya akan bahu membahu di sektor pertahanan Borussia Monchengladbach musim depan. Ada yang gak sabar lihat debut Kevin Diks di Bundesliga?
Sejarah baru tercipta di sepak bola Indonesia. Kevin Diks kini resmi menjadi pemain Indonesia pertama yang menginjakkan kaki di panggung bergengsi Bundesliga. Pencapaian monumentalnya ini tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga seluruh pecinta sepakbola Indonesia yang mendukungnya.
Prestasi bersejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang bermain di Liga Jerman memberikan kebanggaan tersendiri bagi Diks. Ia menyadari betul betapa bermaknanya pencapaian ini. Tidak hanya untuk karirnya secara personal, namun juga untuk sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
"Itu sangat berarti bagi saya (pemain Indonesia pertama di Bundesliga). Saya mendapatkan banyak sekali dukungan dari Indonesia," ujar Diks dengan penuh kebanggaan.
Pria berdarah Belanda itu terkenal dengan kemampuannya yang versatile, dan berhasil ditunjukkannya dengan apik selama membela FC Copenhagen. Ia menjadi pilar utama dalam mengawal jantung pertahanan tim Denmark tersebut.
Namun, ketika berseragam Timnas Indonesia, Diks justru lebih sering ditempatkan sebagai bek sayap kanan. Mengingat posisi stopper sudah diisi oleh Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner.
"Saya dapat bermain di hampir semua posisi bertahan: bek kanan dan bek kiri, bek tengah, atau bahkan di lini tengah sebagai pemain nomor enam," ungkap Diks dalam wawancara tersebut.
Fleksibilitas yang dimiliki Diks memang menjadi aset berharga. Namun, ia tetap memiliki preferensi pribadi terkait posisi idealnya di lapangan hijau.
"Namun, saat ini saya merasa paling nyaman di posisi bek tengah. Baik itu dalam skema empat bek atau tiga bek, tidak ada masalah -yang terpenting saya bermain. Saya fleksibel dan menempatkan diri saya untuk melayani tim," lanjut Diks.
Dukungan massif dari penggemar Tanah Air tampaknya menjadi motivasi tambahan bagi Diks untuk memberikan yang terbaik di kompetisi tertinggi Jerman. Ia yakin antusiasme fans Indonesia akan segera dirasakan juga oleh klubnya yang baru.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
