
Menpora Dito Ariotedjo mendorong PSSI segera menggulirkan liga putri secara sederhana. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) RI mendorong PSSI untuk menggulirkan liga putri lagi.
Federasi diusulkan untuk menggelar kompetisi secara praktis dulu, tak perlu yang megah-megah.
Desakan kepada PSSI untuk menggulirkan liga sepak bola putri terus mengalir. Sebelumnya federasi sudah mendapatkan permintaan itu dari kalangan suporter dan pemain Timnas Putri Indonesia.
Kali ini dorongan datang dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo. Ia mengatakan liga putri diperlukan sebagai upaya pembinaan dan penjaringan atlet perempuan secara nasional.
"Ya, ini nanti akan kami tanyakan juga. Karena kami juga ingin Liga Putri ini segera diselenggarakan," kata Dito ditemui di Kemenpora RI, Rabu (9/7).
Selain bertanya, Dito juga mengatakan pihaknya akan mengusulkan PSSI untuk menggelar liga putri secara sederhana dulu. Menurutnya, kompetisinya yang penting ada untuk saat ini.
"Ya, mungkin nanti saya akan memberikan masukan ke PSSI bahwa mungkin ya bisa diselenggarakan juga secara praktis. Jadi mungkin jangan yang bersifat grande dulu," tutur dia.
Dito menilai kehadiran liga putri secara sederhana setidaknya dapat memicu pertumbuhan talenta pesepak bola wanita ke depannya. Selain itu adanya kompetisi juga akan mempermudah proses pemantauan dan perekrutan pemain berbakat dari berbagai daerah.
"Ini kan kita memulai untuk memberikan pemicu dan juga suntikan agar atlet-atlet putri bola se-Indonesia ini bisa terscouting juga. Ya, ini nanti kita akan membahas dengan PSSI," ucap Dito.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya terus keuleuh enggan menyelenggarakan liga putri dalam waktu. Dia selalu menyatakan bahwa rencana itu sulit diwujudkan karena ketiadaan talenta sepak bola wanita.
Erick mengatakan idealnya liga putri baru bisa digelar pada 2029. Namun PSSI akan melakukan percepatan dengan menargetkan kompetisi mulai bergulir pada 2027, mundur satu tahun dari rencana dan janji awal.
Di satu sisi, desakan kepada PSSI tak pernah berhenti. Bahkan para pemain Timnas Putri Indonesia sampai turut menyampaikan permohonan itu dengan membentangkan spanduk berisi tuntutan kepada PSSI: “Pak Erick kapan Liga 1 putri digelar?” beberapa waktu lalu.
Tepatnya setelah laga Timnas Putri Indonesia melawan Taiwan dalam kualifikasi Piala Asia Wanita 2026, di Indomilk Arena, Sabtu (5/7). Saat itu Garuda Pertiwi menelan kekalahan 1-2 dan dipastikan gagal lolos ke putaran final Piala Asia 2026.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
