Empat serdadu asal Balkan saat berlatih bersama Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya sejauh ini telah mendatangkan lima pemain baru untuk memperkuat skuad dalam misi meraih juara Liga 1 musim depan.
Dua dari lima penggawa yang didatangkan Persebaya merupakan pemain asal Balkan. Mereka adalah Risto Mitrevski dan Milos Raickovic.
Risto punya pengalaman bermain di Liga 1 bersama Dewa United selama tiga tahun. Sedangkan Milos Raickovic belum pernah bermain di Indonesia. Namun, ia pernah bermain di klub Malaysia, Sarawak FA pada 2017.
Keduanya bergabung dengan dua pemain Balkan yang musim lalu sudah bergabung terlebih dahulu saat masih ditangani Paul Munster, yaitu Dejan Tumbas dan Dime Dimov.
Ternyata, bergabungnya Milos Raickovic dan Risto Mitrevski untuk melengkapi duo Balkan memang keinginan dari coach Eduardo Perez.
“Balkan, saya tahu akhirnya mereka bisa bergabung dengan tim, karena sebelum kami merekrut pemain baru, pekerjaan kami adalah untuk menganalisis para pemain untuk memastikan kalau dia adalah pemain yang sesuai dengan apa yang kami inginkan,” jelas pelatih Persebaya Eduardo Perez dipetik laman LIB.
Coach Edu mengaku bahagia bisa menciptakan kuartet serdadu Balkan musim depan di timnya. Hal itu juga tidak lepas dari dukungan manajemen.
“Manajer, staf, dan tim pelatih menjadi satu kesatuan dalam menentukan pilihan. Tentu saja, saya senang dengan tim ini yang sudah siap dan kami telah memilih pemain bersama-sama,” imbuhnya.
Kini kuartet Balkan tersebut diharapkan bisa menyuntikkan kekuatan mentalitas tahan banting dalam skuad Green Force musim depan, yang dipadukan dengan kedisiplinan, kekuatan fisik dan teknik sepak bola di atas rata-rata.
Keempatnya juga beradaptasi dengan baik sejauh ini, antara lain karena faktor kesamaan bahasa sebagai sarana komunikasi, sehingga mereka bisa bermain secara padu.
Menurut Coach Edu, koneksi mereka bisa menjadi kekuatan tersembunyi yang dapat memberi pengaruh besar bagi permainan tim secara signifikan.
Sementara itu, Milos Raickovic menyebutkan jika adanya pemain sesama Balkan bisa menguntungkan baginya, apalagi adanya kesamaan pola bahasa.
Ia juga menilai wajar jika pemain yang awal bergabung dengan tim lebih banyak bersama dengan pemain dari negara yang sama, atau yang memiliki bahasa yang sama, karena sebagai langkah awal untuk beradaptasi.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
