
Pemain Persebaya Surabaya berlatih di bawah komando Eduardo Perez. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Pelatih anyar Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, mulai menerapkan filosofi sepak bola yang menjadi ciri khasnya dalam sesi latihan skuad Green Force. Fokus utama pelatih asal Spanyol ini adalah memperdalam pemahaman taktik serta meningkatkan presisi permainan tim menjelang Liga 1 Indonesia 2025/2026.
Dalam sesi latihan terbuka yang digelar Minggu (29/6/2025) di Kompleks Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Eduardo terlihat serius membentuk kerangka permainan.
Ia mulai menanamkan konsep teknis dan taktis yang diharapkan menjadi identitas baru Persebaya Surabaya di musim mendatang.
“Ya, setiap hari kami berlatih dalam situasi teknis-taktis. Dan juga dalam dorongan presisi, kami juga perlu melatih aspek fisiknya,” ujar Eduardo Perez, Minggu (29/6/2025).
Menurutnya, pemahaman taktik akan percuma jika tidak dibarengi dengan kondisi fisik yang prima. Karena itu, latihan taktik selalu dipadukan dengan latihan fisik secara proporsional.
“Setiap latihan kami ingin berlatih dalam situasi teknis-taktis.”
Meskipun Liga 1 belum dimulai, persiapan Persebaya Surabaya terbilang sangat intensif. Ini juga menjadi bagian dari program jangka menengah klub sebelum tur pramusim ke Australia.
Eduardo menekankan sesi latihan tidak hanya fokus pada penyelesaian akhir. Ia juga ingin mengasah kerja sama antar lini secara spesifik dan terukur.
“Kami perlu bekerja tidak hanya finishing. Idenya adalah untuk bekerja juga setiap hari dengan lini yang berbeda. Untuk pelatihan situasi ini lebih spesifik,” jelasnya.
Filosofi permainan yang diusung Eduardo memang menuntut pemain paham peran secara detail. Ia ingin pemain mengerti situasi di lapangan dengan cepat dan bisa mengambil keputusan yang tepat.
Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi pemain lama yang sebelumnya terbiasa dengan gaya pelatih sebelumnya. Namun, secara bertahap Eduardo menilai para pemain mulai beradaptasi dengan baik.
Sesi latihan hari Minggu tersebut juga menandai kembalinya beberapa pemain penting ke dalam skuad. Bruno Moreira, Francisco Rivera, Risto Mitrevski, dan Ernando Ari sudah bergabung dalam latihan.
Kehadiran mereka membuat latihan menjadi lebih kompetitif dan berkualitas. Semua pemain terlihat antusias mengikuti instruksi dari sang pelatih dengan intensitas tinggi.
Eduardo ingin membentuk tim yang tidak hanya kuat secara individu, tetapi juga memiliki kekompakan dan disiplin taktik tinggi. Ia menyebut taktik tidak bisa berjalan baik jika para pemain tidak memahami peran masing-masing.
Latihan demi latihan terus digelar secara terbuka agar publik bisa melihat progres tim. Namun, bukan hanya itu, keterbukaan ini juga memberi motivasi tambahan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
