Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 23.46 WIB

Seperti Rachmat Irianto, Gali Freitas Pilih Persebaya Surabaya karena Keluarga

Gali Freitas mulai berlatih bersama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya) - Image

Gali Freitas mulai berlatih bersama Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)

JawaPos.com—Keputusan mengejutkan datang dari pemain asing asal Timor Leste, Gali Freitas, yang resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya untuk musim kompetisi 2025/2026. Alasan kepindahan Gali memiliki kemiripan dengan Rachmat Irianto yang memilih pulang ke Persebaya Surabaya setelah sukses bersama Persib Bandung.

Gali mengaku langkah ini tak lepas dari peran sang agen dan dukungan penuh dari keluarganya di Timor Leste. Dukungan itulah yang membuat mantap untuk menerima tawaran dari klub berjuluk Green Force meski sempat diminati klub lain.

“Saya pindah ke sini dari agen, kami bicara dengan agen. Agen yang memilih, kami sebagai pemain ikut,” ujar Gali Freitas.

Namun bukan cuma keputusan profesional yang jadi penentu, Gali mengungkapkan keluarganya juga punya peran penting. Mereka memberi restu penuh agar dirinya bergabung dengan Persebaya Surabaya dan memulai babak baru di Stadion Gelora Bung Tomo.

“Dan juga support juga dari keluarga aku untuk memilih Persebaya Surabaya, tim ini yang luar biasa, fasilitasnya juga top,” lanjut pemain yang musim lalu membela PSIS Semarang itu.

Gali tak menampik sebenarnya ada tawaran dari klub lain, termasuk dari dalam negeri. Namun setelah berdiskusi dengan agen dan keluarganya, Persebaya Surabaya dianggap sebagai pilihan terbaik untuk perkembangan karirnya.

Keputusan tersebut mengingatkan publik pada langkah Rachmat Irianto. Bek tangguh Timnas Indonesia itu memutuskan kembali ke Persebaya Surabaya usai sukses membawa Persib Bandung juara Liga 1 Indonesia secara back to back pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.

Seperti halnya Gali, Rachmat juga menyebut faktor keluarga sebagai alasan utama untuk pulang ke klub masa kecilnya. Kedekatan emosional dengan klub dan dukungan dari orang-orang terdekat menjadi pemicu utama.

Langkah Gali Freitas pun dinilai sebagai keputusan berani dan emosional. Dia datang ke Surabaya bukan sekadar untuk bermain, tetapi juga membangun koneksi yang kuat dengan tim dan suporter.

Satu hal yang membuat Gali semakin yakin adalah atmosfer yang dia rasakan saat menghadapi Persebaya Surabaya sebagai lawan. Saat masih berseragam PSIS Semarang, dia beberapa kali tampil di Stadion GBT dan dibuat kagum oleh semangat Bonek.

“Saya pernah main di sini (GBT), saya lihat supporternya juga, sangat kompak dan luar biasa,” puji Gali tentang fanatisme suporter Persebaya Surabaya.

Pujian tersebut menunjukkan Gali tidak datang dengan tangan kosong. Dia membawa rasa hormat dan kekaguman terhadap kultur sepak bola Surabaya yang dikenal keras dan penuh semangat.

Manajemen Persebaya Surabaya sendiri memperkenalkan Gali sehari sebelum latihan perdana tim digelar. Pemain sayap cepat itu diharapkan bisa memberi warna baru dalam permainan Green Force musim ini.

Kehadirannya pun langsung mendapat sambutan hangat dari para Bonek di media sosial. Banyak dari mereka yang menyambut Gali dengan harapan besar dan pesan positif.

Sebagian lainnya bahkan membandingkan semangat Gali dengan para pemain yang sudah lebih dulu menjadi ikon Persebaya Surabaya. Rasa hormatnya pada Bonek dianggap sebagai sinyal dia siap memberikan yang terbaik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore