Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Juni 2025 | 22.54 WIB

Terungkap! Alasan Striker Baru Persebaya Surabaya, Gali Freitas Ngotot Berkarir di Liga 1, Singgung Kualitas Sepak Bola Indonesia

Gali Freitas siap jadi senjata baru lini depan Persebaya Surabaya. (Media PSIS) - Image

Gali Freitas siap jadi senjata baru lini depan Persebaya Surabaya. (Media PSIS)

JawaPos.com - Persebaya telah mengamankan tanda tangan salah satu penyerang berbakat Liga 1 yang berasal dari Timor Leste, Gali Freitas. 

Perekrutan ini tentu menjadi sebuah berkah bagi Gali, karena musim depan ia tidak akan bermain di Liga 2, dimana klub ia sebelumnya, PSIS harus turun kasta.

Gali Freitas memang cukup layak bermain di Liga 1. Selama dua musim membela PSIS Semarang, ia sukses mencetak 12 gol dan 11 assist. Mantan pelatih PSIS, Gilbert Aguis pun turut memuji sang striker.

"Gali pemain yang cukup bagus, konsisten setiap game. Tapi tidak hanya dia, mungkin taktik kami membantu Gali lebih baik. Dan menurut saya semua pemain sangat baik dan mendukung Gali Freitas bermain bagus," ungkap Gilbert dalam sebuah kesempatan, seperti dikutip dari Antara.

Kini, setelah memastikan tetap bermain di Liga 1 musim depan, Gali Freitas pasti bertekad untuk memberikan yang terbaik bagi Persebaya, tim yang musim lalu bertengger di empat besar klasemen akhir.

Tekad tersebut tentu harus Gali realisasikan karena Liga 1 merupakan salah satu liga terbaik di Asia Tenggara. Dan ia juga mengakui bahwa persepakbolaan Indonesia lebih maju dari negara asal sang penyerang.

Dengan menampilkan permainan terbaik, maka Gali akan bisa terus menjadi pilihan utama, apalagi persaingan untuk menjadi pemain inti di Persebaya tentunya lebih ketat.

"Sepak bola Indonesia sudah maju sekali, sedangkan di Timor Leste belum terlalu, jadi saya ingin membuktikan bahwa pemain asal Timor Leste juga punya potensi, dan saya bersyukur bisa menunjukkan potensi terbaik saya," kata Gali seperti dikutip dari akun YouTube PSIS Semarang.

Memang jika berdasarkan testimoni Gali Freitas, ada benarnya bahwa persepakbolaan Indonesia lebih maju dari Timor Leste. Ia pun memberikan beberapa perbandingannya.

"Tim di Liga Timor Leste tidak sebanyak di Indonesia, lalu penonton juga sedikit, kemudian support system klub di Timor Leste belum sebaik di Indonesia," imbuhnya.

Pemain yang bisa berposisi sebagai penyerang sayap ini tidak serta merta begitu saja bisa menembus Liga 1. Ia sempat bermain di sejumlah klub Liga Timor Leste, bahkan sempat mencicipi gelar liga bersama klub Lalenok United.

Tampil cukup menjanjikan di Liga Timor Leste, ia pun mendapat tawaran dari PSIS Semarang pada musim 2023/2024, dan ia pun setuju untuk bergabung.

Keputusannya itu terbukti tepat. Meski sempat menjadi pemain cadangan di awal musim, namun ia perlahan mampu beradaptasi dengan baik dan menunjukkan performa yang cukup konsisten di PSIS.

Sayangnya, pada musim 2024/2025, PSIS mengalami krisis keuangan dan membuat performa klub yang identik dengan warna biru itu menukik drastis hingga berujung degradasi.

Beruntung Gali Freitas merupakan salah satu pemain potensial yang akan sangat disayangkan jika hanya bermain di Liga 2. Persebaya pun akhirnya resmi merekrutnya dan akan menjadi bagian dari skuad asuhan Coach Eduardo Perez musim depan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore