
Sho Yamamoto (bawah paling kanan) yang kini satu tim dengan Rizky Dwi (bawah dua dari kiri) di Persis Solo. (Instagram Rizky Dwi)
JawaPos.com - Persis Solo telah memastikan tempatnya di kompetisi BRI Liga 1 musim 2025/26 setelah menghindari ancaman degradasi yang menghantui sepanjang musim. Klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut akhirnya mengamankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, menempati peringkat ke-13 klasemen sementara dengan 36 poin, usai bermain imbang 1-1 melawan Dewa United pada pekan ke-33.
Musim ini penuh tantangan bagi Persis Solo. Mereka sempat kehilangan sejumlah pemain penting dan harus melalui pergantian pelatih di tengah jalan. Namun, perlahan tapi pasti, performa tim mulai membaik. Poin yang mereka kumpulkan sudah tidak mungkin dikejar oleh tim-tim yang masih berada di zona merah seperti PSS Sleman (peringkat 16), Barito Putera (peringkat 17), dan PSIS Semarang, yang sudah dipastikan terdegradasi.
Di balik keberhasilan bertahan di Liga 1, ada tiga pemain yang dinilai berperan besar dalam fase krusial penyelamatan tim ini: Zanadin Fariz, Moussa Sidibé, dan Sho Yamamoto.
Zanadin Fariz – Gelandang Dinamis
Pemain muda yang satu ini tampil semakin matang dan konsisten. Ia menjadi motor serangan di lini tengah dan menunjukkan peran vital dalam sistem permainan tim. Salah satu kontribusinya yang paling menentukan adalah gol penyeimbang ke gawang Dewa United pada pekan ke-33, yang memastikan satu poin penting dan status aman di Liga 1. Kepercayaan pelatih dibayar tuntas lewat kontribusinya, baik dalam membangun serangan maupun menjaga tempo permainan.
Pemain Persis Solo Zanadin Fariz kembali berlatih. (Instagram/@persisofficial).
Moussa Sidibé – Winger Lincah dan Pekerja Keras
Meskipun tak mencetak gol dalam empat laga terakhir, Moussa Sidibé tetap menunjukkan pengaruh signifikan. Kecepatan, kelincahan, dan kemampuan dribbling membuatnya menjadi mimpi buruk bagi para bek lawan. Selain membuka ruang untuk rekan setim, Sidibé juga aktif dalam membantu pertahanan, membuktikan dirinya sebagai pemain serba bisa yang penting dalam skema Persis.
Sho Yamamoto – Playmaker Serba Bisa
Pemain asal Jepang ini tetap menjadi jenderal lapangan tengah untuk Persis Solo. Ia memiliki visi bermain tajam, umpan akurat, dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Tak hanya itu, Sho Yamamoto juga sempat dipercaya menjadi kapten tim, menunjukkan kepemimpinannya di dalam dan luar lapangan. Perannya begitu krusial dalam menjaga stabilitas permainan tim selama fase penting akhir musim.
Dengan kontribusi dari tiga pemain tersebut, Persis Solo berhasil selamat dari ancaman degradasi dan siap bersaing kembali di Liga 1 musim depan. Performa mereka jadi fondasi penting bagi Laskar Sambernyawa untuk membangun tim yang lebih kuat di musim mendatang.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
