
Pemain Persebaya, Dejan Tumbas berebut bola dengan pemain Semen Padang, Rosad Setiawan pada lanjutan Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, kemarin (11/5). Persebaya dihatan imbang Semen Padang dengan skor (1-1). RIANA SETIAWAN/ JAWA POS
JawaPos.com- Persaingan memperebutkan slot terakhir untuk bertahan di Liga 1 musim 2025/2026 semakin memanas. Hingga pekan ke-33, tiga tim yaitu Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera masih berjibaku untuk menghindari degradasi ke Liga 2.
Saat ini, Semen Padang berada di posisi teratas di antara ketiganya dengan 32 poin, sementara PSS Sleman dan Barito Putera sama-sama mengoleksi 31 poin.
Drama terjadi pada matchday ke-33 BRI Liga 1, di mana Barito Putera harus menelan kekalahan menyakitkan 1-4 dari PSM di kandang sendiri, Stadion Demang Lehman Martapura, Sabtu (17/5). Di sisi lain, PSS Sleman sukses mengamankan kemenangan dramatis 2-1 atas Persija di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Gol penentu kemenangan dicetak oleh Marcelo Cirino di menit ke-90+12, menciptakan harapan baru bagi tim berjuluk Super Elang Jawa itu.
Sementara itu, Semen Padang yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri di Stadion Haji Agus Salim Padang, hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Persik Kediri pada Minggu (18/5). Hasil tersebut membuat mereka harus menunggu hingga pekan terakhir untuk memastikan nasib di Liga 1.
Penentuan siapa yang akan bertahan akan terjadi secara serentak pada pekan terakhir, Sabtu (24/5). Barito Putera akan bertandang ke markas PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, Semarang. PSIS sendiri sudah dipastikan terdegradasi lebih dulu. Sementara itu, PSS Sleman akan melawat ke Stadion Gelora Bangkalan menghadapi Madura United, yang sudah aman dari ancaman degradasi.
Semen Padang memiliki sedikit keuntungan ketika bertandang ke Stadion Kanjuruhan melawan Arema FC, karena laga tersebut akan digelar tanpa penonton akibat sanksi dari PSSI. Jika Kabau Sirah mampu mengalahkan Singo Edan, mereka akan mengamankan posisi di Liga 1 dengan total 36 poin, tanpa bergantung pada hasil pertandingan tim lain.
Namun, jika PSS Sleman berhasil meraih kemenangan atas Madura United dan Semen Padang atau Barito Putera tergelincir, maka Super Elang Jawa dipastikan bertahan. Situasi serupa juga berlaku untuk Barito Putera jika mereka mampu menundukkan PSIS dan dua rivalnya gagal meraih kemenangan.
Jika ketiga tim ini berakhir dengan jumlah poin yang sama, penentuan akan dilakukan melalui head to head. Semen Padang memiliki catatan bagus melawan PSS Sleman dengan kemenangan 1-0 dan 4-2, tetapi kalah dua kali dari Barito Putera dengan skor 1-2. Di sisi lain, Barito Putera dan PSS saling mengalahkan; PSS menang 3-0, sementara Barito Putera menang 2-1.
Dari segi produktivitas gol, PSS dan Barito Putera masing-masing mencetak 40 gol. Namun, PSS unggul dalam selisih gol dengan -10 dibandingkan Barito Putera yang berada di -16. Semen Padang sendiri baru mencetak 36 gol.
Kini, pendukung Semen Padang, PSS Sleman, dan Barito Putera harus bersiap menghadapi laga penuh tekanan di pekan terakhir. Siapakah yang akan tetap bertahan di Liga 1 musim depan? Semua akan ditentukan di pekan penutup yang diprediksi berlangsung dramatis.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
