Persija Jakarta memastikan posisi keenam klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025. (@persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta masih berusaha untuk bisa mengakhiri Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan peringkat setinggi-tingginya. Peluang itu pun masih terbuka, dengan posisi paling tinggi adalah masuk tiga besar, menggusur tempat Persebaya Surabaya sekarang dalam dua laga sisa.
Persija saat ini menempati posisi keenam dalam klasemen sementara Liga 1 2024/2025, dengan koleksi 50 poin. Nilai maksimal yang bisa diraih oleh Macan Kemayoran adalah 56 poin di akhir musim.
Secara matematis, perolehan nilai tersebut berarti Persija sudah tak mungkin menjadi gelar juara, yang sudah dikunci oleh Persib Bandung. Mereka juga tak bisa lagi finis posisi kedua karena Dewa United FC kini mengoleksi 57 angka.
Tapi, Persija Jakarta masih punya kans untuk masuk tiga besar. Sebab, Persebaya Surabaya saat ini cuma punya 55 poin, satu poin lebih sedikit dari nilai maksimal Persija.
Namun, Persija bukan satu-satunya tim yang mengejar posisi itu. Masih ada Malut United FC (53 poin) dan Borneo FC Samarinda (52 poin) yang juga masih bisa memperebutkan tempat tersebut dan bersaing dengan Persija.
Artinya, menyapu bersih dua laga melawan PSS Sleman (17/5) dan Malut United FC (25/5) dengan kemenangan tak berarti Persija bisa finis di tiga besar. Macan Kemayoran harus berharap ketiga tim itu terpeleset juga andai mereka dapat enam poin.
Lantas, bagaimana skenario Persija Jakarta untuk menggusur Persebaya Surabaya dan finis di tiga besar pada akhir musim Liga 1 2024/2025?
1. Persebaya Surabaya Selalu Kalah
Persebaya akan memainkan dua pertandingan dengan satu laga tandang dan satu laga kandang. Green Force pertama bertandang ke markas Borneo FC Samarinda pada 18 Juni dan menjamu Bali United FC pada 25 Juni.
Satu-satunya yang bisa diharapkan Persija dari dua laga itu adalah Persebaya kalah dari Borneo dan Bali United. Sebab, andai Green Force berhasil dapat satu poin saja, mimpi Macan Kemayoran pupus karena sama-sama mengoleksi 56 poin, dan Persebaya berhak finis di atasnya karena unggul head to head dalam dua pertemuan musim ini.
2. Malut United FC Gagal Menang Lawan Persija
Dua pertandingan sisa yang dimiliki tim promosi satu ini adalah memainkan satu laga kandang melawan PSIS Semarang pada 16 Mei 2025, dan bertamu ke markas Persija Jakarta pada 25 Mei.
Dengan koleksi poin saat ini, Malut United FC diprediksi memainkan laga penentuan dengan Persija untuk berebut peringkat tertinggi. Persija bisa finis di atas tim promosi andai mengalahkan Malut United di laga pamungkas, sehingga unggul rekor pertemuan meski koleksi poin akhir sama 56 angka.
3. Borneo FC Samarinda Cuma Menang Sekali

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
