Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, saat menghampiri dan mendengarkan keluh kesah The Jakmania. (Tangkapan layar video Instagram jktfootballnews)
JawaPos.com - Aksi berani ditunjukkan Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, usai mengalahkan Bali United FC. Legenda klub itu menghampiri The Jakmania di tribune dan mendengarkan keluh kesah suporter terkait Macan Kemayoran di Liga 1 Indonesia 2024/2025.
Bambang Pamungkas menjadi salah satu sosok yang sangat disorot oleh penggemar dan suporter Persija, The Jakmania. Dia jadi sasaran kritik utama, selain Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca.
Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, bersama dengan Prapanca dianggap sebagai sosok krusial dan berpengaruh dalam kondisi tim musim ini. Semua yang terjadi pada Persija Jakarta, dianggap tak lepas dari kinerjanya.
Nah, pada Liga 1 musim ini, tren Persija bak roller coaster. Macan Kemayoran sempat berada di atas, bahkan bersaing dalam perebutan gelar juara pada pertengahan musim. Namun, tiba-tiba merosot hingga kini berada di luar lima besar.
Penurunan performa Persija tak lepas dari kabar-kabar tak sedap terkait kondisi tim musim ini. Salah satunya mengenai masalah internal yang menghampiri di pertengahan musim, dan diduga terkait gaji tim yang tertunggak.
The Jakmania pun sangat kecewa dengan Persija musim ini. Bahkan, suporter di sisi utara tribune Jakarta International Stadium (JIS) membentangkan spanduk kritik tajam berupa 'Panca + BP = Dark System' saat pertandingan melawan Bali United FC, Sabtu (10/5) lalu.
Manajemen sejauh ini tak ada pernyataan resmi terkait spanduk itu. Tapi, di sisi tribune berbeda, Bambang Pamungkas melakukan aksi luar biasa dan berani.
Setelah pertandingan melawan Bali United FC, saat hendak masuk lorong menuju ruang ganti, Bepe berhenti sejenak dan melipir. Dia ke sisi lorong karena ada kelompok suporter The Jakmania yang meneriakinya.
Bepe pun berhenti dan mendengarkannya. Dalam video yang beredar, sejumlah The Jakmania cukup emosional dalam mengekspresikan keluh kesahnya.
"Kami Persija sampai mati, kalian Persija cuma di baju," kata salah satu Jakmania, dalam video @jktfootballnews.
"Kami kurang loyal gimane?" ucap Jakmania lain dengan lantang.
"Kami butuh prestasi," teriak Jakmania lainnya.
Bepe sempat mengeluarkan sepatah dua patah kata, namun tak terdengar. Tapi, dia kemudian diam dan masuk ke lorong. Aksi yang ditunjukkan Bepe ini jelas sangat berani. Sebab, dia menghampiri suporter secara langsung dan mendengarkannya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
