
Semen Padang ungguli Persebaya Surabaya di babak pertama pekan ke-32 Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Semen Padang dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (11/5/2025). Hasil ini membuat peluang Green Force untuk lolos ke kompetisi Asia musim depan berada di ujung tanduk.
Laga sempat diwarnai drama sejak awal, dengan serangkaian peluang dari Persebaya yang belum membuahkan hasil. Baru satu menit pertandingan berjalan, Francisco Rivera dan Flavio Silva langsung mengancam gawang Semen Padang.
Hujan deras yang mengguyur Surabaya membuat laga harus dihentikan sementara pada menit ke-8. Pertandingan ditunda selama 30 menit karena lapangan tergenang air dan dinilai tidak aman untuk dilanjutkan.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Persebaya terus menggempur lewat Ardi Idrus dan Flavio Silva, tapi finishing yang buruk membuat peluang mereka terbuang percuma. Di sisi lain, Semen Padang tampil efektif dalam serangan balik.
Pada menit ke-23, Bruno Gomes mencatatkan tembakan tepat sasaran pertama bagi tim tamu, yang berujung pada gol pembuka di menit ke-34. Cornelius Stewart memaksimalkan assist dari Gomes untuk membawa Kabau Sirah unggul 1-0.
Gol tersebut memicu reaksi keras dari suporter tuan rumah yang menuntut Persebaya segera bangkit. Namun hingga turun minum, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Semen Padang.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung melakukan perubahan strategi dan bermain lebih agresif. Hasilnya didapat di menit ke-64 lewat gol Bruno Moreira Soares yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol penyama ini menjadi titik balik permainan Persebaya yang terus menekan pertahanan lawan. Pelatih Paul Munster melakukan sejumlah pergantian untuk meningkatkan daya gedor.
Sayangnya, serangan demi serangan Persebaya tidak mampu menambah gol kedua. Bahkan peluang emas di menit ke-83 dari Dejan Tumbas yang sempat membuat stadion bergemuruh, harus dianulir wasit karena posisi offside.
Keputusan itu menuai protes keras dari bangku cadangan Persebaya. Situasi memanas saat memasuki masa injury time, membuat emosi Paul Munster memuncak.
Puncak ketegangan terjadi di menit ke-92, saat Paul Munster dan ofisial Semen Padang, F.X. Yanuar Wahyu, terlibat insiden di pinggir lapangan. Keduanya diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena dianggap melakukan tindakan tidak sportif.
Insiden itu menutup drama pertandingan yang berlangsung panas sejak awal. Persebaya akhirnya harus mengakhiri laga dengan skor imbang 1-1 di kandang sendiri.
Hasil ini menjadi kerugian besar bagi Persebaya dalam upaya mereka mengamankan tiket ke kompetisi Asia musim depan. Tambahan satu poin belum cukup mengangkat posisi mereka di papan klasemen.
Sebaliknya, Semen Padang patut diacungi jempol atas permainan disiplin dan perjuangan keras mereka menghadapi tekanan suporter tuan rumah. Mereka berhasil membawa pulang satu poin penting dari markas lawan yang terkenal angker.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
