
Lapangan Stadion Gelora Bung Tomo tergenang air di laga Persebaya Surabaya vs Semen Padang. (Moch. Rizky Prtama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com–Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan Semen Padang di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (11/5), harus ditunda selama 30 menit akibat hujan deras yang mengguyur lapangan sejak menit ke-8. Kondisi lapangan yang tergenang air membuat bola sulit bergulir, memaksa wasit menghentikan sementara jalannya laga.
Media Officer Persebaya Jonathan Yohvinno mengonfirmasi bahwa penundaan ini sesuai dengan regulasi pertandingan yang berlaku. “Teman-teman, berdasar regulasi pertandingan ditunda 30 menit pertama,” ujar Jonathan Yohvinno kepada awak media.
Sebelum laga dihentikan, Persebaya tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Pada menit pertama, Francisco Rivera langsung melepaskan tembakan ke arah gawang yang berhasil diamankan kiper Semen Padang.
Flavio Silva juga menciptakan peluang emas di menit yang sama, namun upayanya belum membuahkan hasil. Tak lama berselang, Malik Risaldi dan Bruno Moreira mencoba peruntungan mereka, tetapi tembakan keduanya melenceng dari sasaran.
Di sisi lain, Semen Padang mencoba membangun serangan melalui lini tengah yang dikomandoi oleh Ricki Ariansyah dan Bruno Gomes. Namun, pertahanan solid Persebaya yang dikawal oleh Dime Dimov dan Kadek Raditya berhasil meredam setiap ancaman.
Susunan pemain Persebaya dalam laga ini menampilkan Ernando Ari di bawah mistar, didukung Arief Catur, Dime Dimov, Kadek Raditya, dan Ardi Idrus di lini belakang. Di lini tengah, Francisco Rivera, Dejan Tumbas, dan Toni Firmansyah menjadi motor serangan, sementara Flavio Silva, Malik Risaldi, dan Bruno Moreira mengisi lini depan.
Sementara itu, Semen Padang menurunkan Augusto sebagai penjaga gawang, dengan Z. Afandi, T. Martic, A. Ariansyah, dan D. A. Djin di lini pertahanan. Lini tengah diisi oleh F. Juliansyah, R. Setiawan, dan A. Wakaso, sedangkan I. Mila, B. Gomes, dan C. Stewart menjadi andalan di lini serang.
Penundaan pertandingan ini menjadi perhatian serius bagi panitia pelaksana, mengingat pentingnya menjaga kondisi lapangan agar tetap layak untuk dimainkan. Cuaca ekstrem seperti ini memang menjadi tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia.
Meskipun demikian, kedua tim tetap menunjukkan profesionalisme dengan tetap menjaga semangat dan fokus selama masa penundaan. Para pemain tampak melakukan pemanasan ringan di pinggir lapangan sambil menunggu keputusan resmi dari wasit.
Setelah 30 menit, wasit akan memutuskan untuk melanjutkan pertandingan atau tidak karena kondisi lapangan sudah memungkinkan untuk dimainkan. Kedua akan tim kembali ke lapangan dengan semangat baru, berusaha memberikan yang terbaik bagi para pendukung mereka.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa semangat dan determinasi para pemain tidak mudah goyah meskipun menghadapi kendala cuaca. Kedua tim berusaha keras untuk meraih hasil maksimal demi posisi mereka di klasemen Liga 1.
Persebaya, yang saat ini berada di papan atas klasemen, berambisi untuk mempertahankan posisinya dan terus menekan lawan-lawannya. Sementara Semen Padang berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi dan mengamankan posisi mereka di Liga 1 musim depan.
Dengan sisa pertandingan yang ada, setiap poin sangat berarti bagi kedua tim. Oleh karena itu, laga ini menjadi sangat krusial dalam menentukan nasib mereka di kompetisi musim ini.
Para pendukung kedua tim pun memberikan dukungan penuh, baik yang hadir langsung di stadion maupun yang menyaksikan melalui siaran televisi. Semangat mereka menjadi tambahan motivasi bagi para pemain di lapangan.
Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi pihak penyelenggara untuk selalu siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Diharapkan kejadian seperti ini dapat diminimalisir di masa depan, sehingga pertandingan dapat berlangsung lancar dan memberikan hiburan terbaik bagi para pecinta sepak bola tanah air.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
