Stadion Gelora Bung Tomo selalu menyimpan cerita unik untuk Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Kalau bicara soal atmosfer pertandingan, stadion punya peran penting yang bisa bikin bulu kuduk berdiri. Di Liga 1 Indonesia, ada sejumlah stadion yang tak hanya megah tapi juga sarat cerita dan penuh magis.
Jakarta International Stadium (JIS) jadi salah satu simbol kebanggaan baru di tanah air. Stadion ini bukan cuma megah secara arsitektur, tapi juga jadi rumah megah bagi Persija Jakarta dengan kapasitas mencapai 82.000 penonton.
Dengan atap buka-tutup otomatis pertama di Indonesia, JIS langsung mencuri perhatian publik sejak pertama kali dibuka.
Tidak hanya di Jakarta, stadion ini juga sering jadi sorotan di berbagai event besar, termasuk pertandingan internasional.
Kemegahan JIS memang membuatnya layak disebut ikon baru sepak bola nasional. Namun, bukan berarti stadion-stadion lain kehilangan pesonanya, karena beberapa justru lebih dulu punya sejarah dan fanatisme luar biasa.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) adalah salah satu saksi bisu perjalanan panjang sepak bola Indonesia.
Dibangun sejak 1962, stadion ini punya kapasitas sekitar 76.000 penonton dan menjadi lokasi berbagai laga monumental.
SUGBK sering digunakan dalam laga-laga besar yang membutuhkan daya tampung ekstra, bahkan menjadi markas sementara bagi beberapa klub.
Aura historisnya yang kental membuat stadion ini layak disebut sebagai katedral sepak bola Indonesia.
Meski Jakarta punya dua stadion besar, jangan lupakan Jawa Timur yang juga punya ikon sepak bola yang tak kalah legendaris.
Ya, Gelora Bung Tomo (GBT) yang menjadi markas besar Persebaya Surabaya juga kerap masuk dalam daftar stadion paling ikonik di Indonesia.
Dengan kapasitas sekitar 46 ribu, GBT selalu penuh sesak oleh pendukung fanatik Persebaya Surabaya, Green Force. Tiap kali tim kebanggaan Surabaya ini berlaga, stadion seolah berubah menjadi lautan hijau yang bergemuruh.
Atmosfer GBT bahkan disebut-sebut salah satu yang paling berisik dan intens di tanah air. Tak heran jika banyak pemain lawan merasa tertekan ketika bermain di stadion yang terletak di Benowo itu.
Selain Liga 1, GBT juga kerap dipilih sebagai venue pertandingan internasional dan turnamen resmi lainnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
